Masuk Bulan Juni, Harga Oli Motor Naik Drastis

Sedang Trending 9 jam yang lalu
Suasana bengkel motor di area Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

Harga oli motor terpantau mulai mengalami kenaikan nilai pada awal Juni 2026 ini. Beberapa pemilik bengkel motor umum nan kumparan sambangi di Jakarta Selatan, rupanya sudah melakukan penyesuaian banderol.

Salah satunya Septi, penggawa Adi Cahaya Motor di area Pasar Minggu menjelaskan, produk MPX2 lansiran Astra Honda Motor saat ini dijual dengan nilai Rp 75 ribu per 0,8 liter. Pelumas tersebut biasanya untuk motor skutik 110-125 cc.

"Iya sejak Lebaran, kemudian Idul Adha kemarin juga sudah naik lagi. Jadi bertahap, misalnya nan ini (MPX2) itu tadinya Rp 60 ribu, kemudian naik Rp 70 ribu, terus naik jadi Rp 75 ribu," buka Septi ditemui di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Merek oli lainnya seperti Shell turut mengalami lonjakan nilai dari sebelumnya 60 ribu sekarang disebutnya sudah mencapai Rp 80 ribu untuk bungkusan mulai 800 ml. Lainnya seperti Deltalube juga ikut berubah dari Rp 95 ribu jadi Rp 110 ribu untuk bungkusan 1 liter.

Suasana bengkel motor di area Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

"Tetap ada saja, sih (yang beli) meski naik juga. Paling banyak dibeli di sini ya MPX2 dan Shell," tutur Septi.

Senada dengannya, Agus dari bengkel Ex Goro 1 juga menyampaikan perihal serupa. Menurutnya saat ini menjadi periode melonjaknya nilai oli mesin sepeda motor paling signifikan, apalagi kurang dari satu bulan selisihnya melampaui puluhan ribu rupiah.

"MPX2 itu awalnya Rp 55 ribu, sekarang Rp 75 ribu dan itu naiknya berjenjang kurang dari sebulan. Jadi dari Rp 55 ribu, jadi Rp 60 ribu, terus Rp 65 ribu sampai sekarang," ucap Agus ditemui di Jakarta.

Merek lainnya seperti Federal Matic nan mana sebelumnya Rp 45 ribu sekarang jadi Rp 60 ribu. Kemudian Shell, sebutnya nan tadinya nilai Rp 55 ribu sekarang kudu ditebus Rp 70 ribu, serta Yamalube mulai dari Rp 50 ribu lampau menjadi Rp 60 ribu.

Suasana bengkel motor di area Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto: Sena Pratama/kumparan

"Ini jatuhnya sih sekarang oli tukar harga, bukan hanya sekadar naik. Kalau naik mah hanya beda Rp 1.000-2.000 lantaran tahun lampau hanya segitu naiknya, ini sudah sampai Rp 10-15 ribu.

Sementara itu Ketua Bidang Komersial AISI (Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia), Sigit Kumala tak menampik ada kejadian kenaikan nilai suku cadang kendaraan roda dua saat ini nan sudah mulai terasa sejak bulan ke-4.

"Oli sudah naik dari April, Mei naik lagi. Kalau bulan ini saya belum tahu, komponen plastik juga sedang naik. Ya bahan bakunya naik, kemudian kurs (mata duit rupiah) juga sekarang seperti ini (melemah)," kata Sigit dihubungi kumparan, Selasa (2/6/2026).

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan