
MA Tolak Gugatan BYD, Putuskan Worcas Menangi Sengketa Merek Denza (Ilustrasi/Okezone)
JAKARTA - Sengketa merek antara Worcas Group dan produsen otomotif listrik asal China, BYD, mengenai penggunaan nama Denza, telah berakhir. Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia telah mengeluarkan putusan berkekuatan norma tetap nan memenangkan Worcas dan menghukum BYD untuk bayar biaya perkara dalam tingkat kasasi ini.
Sebagaimana diketahui, sejak Januari 2025, BYD memperkenalkan lini kendaraan listrik premium dengan merek Denza di pasar Indonesia. Hal ini kemudian memicu sengketa hukum.
Dalam gugatannya, BYD mengusulkan sejumlah tuntutan, antara lain pengakuan sebagai pendaftar dan pemilik sah merek Denza secara global, penetapan Denza sebagai merek terkenal, serta klaim adanya persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar Nomor IDM001176306 kelas 12 milik PT Worcas Nusantara Abadi.
Selain itu, BYD menuding pendaftaran merek oleh pihak Worcas dilakukan dengan itikad tidak baik, serta meminta pembatalan atas merek tersebut.
Namun, Mahkamah Agung melalui Putusan Nomor 1338 K/Pdt.Sus-HKI/2025 menegaskan menolak gugatan BYD untuk seluruhnya dan menghukum BYD untuk bayar biaya perkara sebesar Rp1.070.000. Putusan kasasi ini menegaskan penerapan prinsip first to file tetap menjadi landasan utama dalam norma kekayaan intelektual di Indonesia. Prinsip ini mengandung makna kewenangan atas suatu kekayaan intelektual diberikan kepada pihak nan pertama kali mengusulkan pendaftaran dan menggunakan merek tersebut.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin ototekno lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·