KSP Dudung Sebut Pencopotan Dadan Hindayana Diduga Terkait Jual Beli Titik SPPG

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap dugaan argumen pencopotan Dadan Hindayana dari kedudukan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, keputusan itu kemungkinan berangkaian dengan dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ya, saya pun dapat info seperti itu," kata Dudung usai rapat kerja di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Dudung mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menerima beragam info mengenai persoalan di BGN. Prabowo mau program MBG melangkah bersih dan bebas dari penyimpangan lantaran menggunakan duit rakyat nan kudu dipertanggungjawabkan.

Menurut dia, pencopotan Dadan merupakan langkah tepat untuk memperbaiki tata kelola BGN agar lebih transparan dan akuntabel. Prabowo juga tidak mau ada praktik korupsi maupun kepentingan pribadi dalam penyelenggaraan program tersebut.

"Tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, golongan maupun golongan, tetapi betul-betul bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat," ujarnya.

Dudung menegaskan program MBG tidak hanya bermaksud menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga kudu didukung tata kelola nan baik. Karena itu, pemerintah bakal terus mengawal pelaksanaannya agar tidak terjadi penyimpangan.

"Ini nan bakal kita kawal terus, pokoknya saya bakal cek di lapangan dan nan saya temukan, bakal saya sampaikan ke wartawan, itu aja. Saya nggak ada beban," katanya, dikutip dari Antara.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita