Rangkaian KRL Commuter Line Tanah Abang-Rangkasbitung (Green Line) dilempari batu oleh orang tak dikenal. Akibat kejadian itu, kaca jendela kereta pecah dan seorang penumpang terkena serpihan kaca.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, kejadian itu terjadi pada Commuter Line Rangkasbitung No.1790 relasi Tanah Abang-Rangkasbitung pada Senin malam (8/6).
“KAI Commuter kembali menyayangkan terjadinya tindak vandalisme berupa pelemparan terhadap rangkaian Commuter Line Rangkasbitung nan dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab pada Senin malam, (8/6) kemarin,” kata Karina Amanda dalam keterangannya, Selasa (9/6).
Karina menjelaskan, pelemparan terjadi sekitar pukul 21.10 WIB saat kereta melintas di antara Stasiun Rawa Buntu dan Serpong. KRL No.1790 terkena lemparan batu nan menyebabkan kaca jendela di kereta ke-4 dari depan pecah dan retak.
“Kejadian bermulai sekitar pukul 21.10 WIB saat melintas antara Stasiun Rawa Buntu-Serpong perjalanan Commuter Line No.1790 terkena pelemparan, nan serpihan kacanya mengenai salah satu pengguna nan berada di sekitar jendela tersebut,” ujarnya.
Penumpang nan terkena serpihan kaca kemudian dibawa ke Pos Kesehatan Stasiun Parung Panjang untuk menjalani pemeriksaan dan mendapat tindakan medis.
Setelah menerima laporan, petugas pengamanan Stasiun Serpong langsung menuju letak untuk menyisir area kejadian sekaligus mencari pelaku pelemparan dan mengamankan jalur kereta. Namun, petugas belum menemukan orang mencurigakan di sekitar lokasi.
“Guna menjamin keselamatan pengguna, petugas pengamanan kereta (PAM Walka) menjaga di sekitar jendela nan pecah tersebut, untuk selanjutnya dilakukan penggantian kaca nan rusak di Stasiun Parung Panjang oleh petugas perawatan sarana KRL,” kata Karina.
KAI Commuter mengingatkan bahwa tindakan vandalisme terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian dilarang dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pelaku pelemparan dapat terancam pidana penjara paling lama 15 tahun sesuai KUHP mengenai kejahatan nan membahayakan keamanan umum bagi orang alias barang.
“KAI Commuter berambisi juga atas peran aktif dari pemerintah setempat, pemuka masyarakat, dan orang tua untuk selalu mengedukasi penduduk serta anak-anak agar bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta dengan tidak melakukan tindakan vandalisme seperti pelemparan ini,” tutupnya.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·