Padang - Dua orang nan terkena peluru nyasar di area Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, merupakan mahasiswa dan family mahasiswa nan sedang berada di kampus. Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban.
"Untuk saat ini kita tanggung semuanya," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Kav Taufiq di Kota Padang, dilansir Antara, Selasa (2/6/2026).
Kapendam menyampaikan korban laki-laki mengalami luka di bagian tangan. Sedangkan korban perempuan, nan juga mahasiswi UNP, terkena di bagian paha. Keduanya sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit dr Reksodiwiryo.
Kolonel Taufiq mengatakan, meskipun saat ini Kodam XX tetap melakukan investigasi, biaya perawatan seorang mahasiswi dan satu penduduk sipil nan terkena peluru nyasar tetap ditanggung TNI. Tindakan ini murni untuk memastikan penduduk nan terluka mendapatkan support nan sigap serta tertangani dengan baik.
Hingga Selasa malam, pihak Rumah Sakit dr Reksodiwiryo alias Rumah Sakit Tentara tetap melakukan operasi pengangkatan proyektil nan tertinggal di kaki seorang mahasiswi UNP. Kodam Imam Bonjol menegaskan pemulihan korban menjadi aspek prioritas.
Pascainsiden tersebut, Kodam XX tetap terus berupaya mengumpulkan info serta melakukan investigasi mendalam, termasuk mencari tahu asal peluru. Pomdam XX/Tuanku Imam Bonjol juga telah melakukan investigasi di area latihan menembak maupun di letak kejadian, tepatnya di sekitar area Rektorat UNP untuk mengumpulkan beragam info nan dibutuhkan.
Ia tidak menampik pada saat kejadian satuan Batalion Infanteri (Yonif) TP 897/Singgalang sedang melaksanakan latihan menembak. Namun, belum dapat dipastikan apakah sumber peluru tersebut berasal dari area latihan alias tidak.
Sekretaris UNP Erianjoni juga membenarkan seorang mahasiswa perguruan tinggi tersebut diduga terkena tembakan di area kampus.
"Memang ada mahasiswa UNP nan diduga terkena peluru nyasar," kata dia.
Erianjoni mengatakan kejadian dugaan peluru nyasar tersebut terjadi pada sore hari di sekitar area rektorat kampus setelah mahasiswa merayakan hasil ujian seminar proposal.
Mahasiswi Jurusan Sosiologi tersebut terkena tembakan di bagian paha alias kaki. Selain itu, juga terdapat seorang penduduk lainnya nan diduga terkena peluru nyasar di sekitar letak kejadian.
"Satu lagi family mahasiswa nan sedang berada di kampus," ujarnya.
Saat ini pihak kampus sedang mendampingi mahasiswa nan diduga terkena peluru nyasar di salah satu rumah sakit swasta Kota Padang guna mendapatkan perawatan intensif. (idh/imk)
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·