Kodam VI/Mulawarman: Peserta Diklatsarmil SPPI Meninggal akibat Heat Stroke

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kodam VI/Mulawarman: Peserta Diklatsarmil SPPI Meninggal akibat Heat Stroke Peserta Diklatsarmil SPPI di Dodikjur Rindam VI/Mlw Balikpapan(Dok. Pendam VI/Mlw)

KOMANDO Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman (Mlw) mengungkapkan peserta Pendidikan dan Latihan Dasar Militer (Diklatsarmil) Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Anisa Muyassaroh, meninggal bumi akibat heat stroke alias serangan panas berat. Anisa diketahui mengikuti pendidikan di Dodikjur Rindam VI/Mlw.

Keluarga Besar Kodam VI/Mlw, melalui Kapendam VI/Mlw, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, Kamis (25/6), menyampaikan turut belasungkawa kepada family Almarhumah. 

"Semoga Almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan nan Maha Esa serta family nan ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini," ujar Kapendam, 

Ia menjelaskan, berasas hasil penanganan medis nan dilakukan tim kesehatan, Almarhumah sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. 

“Dari hasil pemeriksaan medis, Almarhumah mengalami heat stroke alias serangan panas berat, nan mengakibatkan gangguan serius pada kegunaan organ tubuh dan selanjutnya mengalami komplikasi hingga tidak dapat tertolong,” bebernya.

Ditegaskannya, sebelum mengikuti Diklatsarmil, almarhumah telah menjalani seluruh tahapan seleksi, termasuk pemeriksaan kesehatan sesuai standar nan berlaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, nan berkepentingan dinyatakan memenuhi syarat kesehatan untuk mengikuti program Diklatsarmil SPPI.

Sejak awal kejadian, katanya, Kodam VI/Mlw berbareng Kementerian Pertahanan, panitia penyelenggara, dan tim kesehatan telah melakukan penanganan secara sigap sesuai prosedur. Almarhumah segera mendapatkan pertolongan medis, dirujuk ke akomodasi kesehatan, serta menjalani perawatan secara intensif oleh tenaga medis.

“Sebagai corak tanggung jawab dan kepedulian, Kodam VI/Mlw berbareng Kementerian Pertahanan juga telah memberikan pendampingan kepada family almarhumah, sejak masa perawatan di rumah sakit, proses pemulangan jenazah, hingga penyerahan kepada pihak family di rumah duka,” pungkas Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo. (Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia