Ketua MPR dan Ulama Temui Dubes Saudi, Bahas Haji hingga Situasi Timteng

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Ketua MPR RI Ahmad Muzani berbareng sejumlah ustadz menemui Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk RI Faisal Abdullah Al Amoudi. Pertemuan tersebut membahas persiapan haji hingga situasi di Timur Tengah.

"Hari ini Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Republik Indonesia di Jakarta mengundang para ketua pondok pesantren, para alim, para ulama, para kiai, dan para masyayikh di kediaman beliau nan maksudnya adalah untuk halalbihalal, bersilaturahmi, sembari mendengarkan beragam macam pandangan dari para ulama, para kiai, tentang beberapa perihal nan mengenai dengan situasi terakhir seperti kondisi di Timur Tengah, kemudian tentang kesiapan Pemerintah Saudi di dalam perihal menyelenggarakan ibadah haji," ujar Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Rumah Dinas Dubes Arab Saudi untuk RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muzani menyebut situasi di Timur Tengah menyebabkan RI mengalami beragam masalah, terutama masalah ekonomi. Hal tersebut, katanya, membikin Indonesia bertanya apakah musim haji bisa diselenggarakan dengan lancar.

"Akibat perang nan berkepanjangan itu, kita rakyat Indonesia dan umat Islam di Indonesia telah mengalami beragam macam problem terutama berangkaian dengan ekonomi. Para ulama, para ustad nan tiap hari berkeluh berbareng para santri dan rakyat mengalami situasi itu. Termasuk kita sendiri bertanya apakah musim haji tahun ini bisa diselenggarakan dengan baik," katanya.

Muzani menegaskan RI terus mendorong adanya upaya diplomasi untuk mencapai titik tenteram di Timur Tengah. Dia mengatakan Presiden Prabowo juga menyampaikan perihal tersebut kepada sejumlah pemimpin di Timur Tengah.

"Tapi menjadi tanggungjawab kita Indonesia dengan politik bebas aktif untuk terus-menerus mencari titik jumpa dan titik tenteram agar diplomasi menjadi langkah untuk menyelesaikan semua perbedaan. Pendirian itu juga disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam banyak hubungan individual dan telepon dengan para pemimpin negara-negara Arab termasuk Iran," katanya.

Dalam kesempatan ini, Muzani juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Arab Saudi nan berkeinginan agar penyelenggaraan ibadah haji melangkah lancar. Dia menyebut para ustadz terus memberikan support kepada Pemerintah Arab Saudi untuk kelancaran ibadah haji.

"Kami berterima kasih dan berterima kasih kepada Pemerintah Saudi Arabia lantaran Pemerintah Saudi Arabia berkeinginan agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 diselenggarakan sesuai dengan rencana dengan agunan kelancaran, keamanan, ketertiban dalam perihal menyelenggarakan proses ibadah haji," katanya.

"Karena itu segala macam upaya untuk suksesnya penyelenggaraan ibadah haji, para ulama, para ustad memberikan support terhadap Pemerintah Saudi Arabia, terutama kepada dua penjaga tanah suci ialah Raja Saudi Arabia dan Putra Mahkota Arab Saudi," sambungnya.

(zap/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News