Kepercayaan Publik Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Digital

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Kepercayaan Publik Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Digital Ilustrasi(Dok Istimewa)

Penguatan ekonomi digital Indonesia tidak hanya ditentukan pertumbuhan transaksi dan penemuan teknologi. Di tengah semakin luasnya pemanfaatan layanan digital, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap platform juga menjadi aspek krusial dalam membangun ekosistem ekonomi digital nan berkelanjutan.

Kondisi tersebut tercermin dari arena Digital Excellence Awards 2026 bertema Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia. Dalam arena itu, Triv Group meraih penghargaan Top Digital Application Fintech Investasi.
Penghargaan nan diberikan di Jakarta, Kamis (30/7/2026), tersebut sebagai corak apresiasi kepada perusahaan dan brand nan dinilai bisa mendorong pertumbuhan ekonomi digital melalui inovasi, performa bisnis, serta tingkat kepercayaan masyarakat.

Penilaian penghargaan dilakukan melalui survei nasional melibatkan sekitar 19.000 responden berumur produktif 15–64 tahun nan tersebar di 20 provinsi di Indonesia. Sejumlah parameter nan digunakan antara lain top of mind awareness, tingkat kepercayaan terhadap merek (most trusted brand), serta persepsi publik terhadap brand di masing-masing industri.

Pengakuan tersebut menunjukkan persaingan industri fintech dan aset digital sekarang tidak semata-mata bertumpu pada kecanggihan teknologi. Kemampuan membangun rasa aman, kemudahan akses, serta kepercayaan pengguna semakin krusial seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap jasa finansial digital.

Terpilihnya Triv sebagai penerima penghargaan Top Digital Application Fintech Investasi menjadi gambaran atas upaya perusahaan membangun kepercayaan masyarakat selama lebih dari satu dekade.

CEO & Founder Triv Group Gabriel Rey mengatakan penghargaan tersebut jadi apresiasi dan motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan jasa digital nan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh tim Triv Group untuk terus menghadirkan penemuan produk dan memberikan jasa terbaik bagi lebih dari 6 juta pengguna kami,” ujar Gabriel Rey.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi digital juga perlu diikuti dengan peningkatan pemahaman masyarakat. Sebab, semakin luas akses terhadap produk dan jasa aset digital, semakin krusial pula edukasi agar masyarakat dapat mengambil keputusan secara lebih bijak.

Komitmen itu salah satunya diwujudkan melalui CryptoWave, platform media dan riset nan menyediakan akses literasi aset digital secara gratis. Platform itu menghadirkan informasi, edukasi, serta kajian pasar bagi masyarakat Indonesia.

"Langkah memperluas literasi dinilai relevan dengan tantangan ekonomi digital nasional. Pertumbuhan penggunaan jasa digital perlu melangkah beriringan dengan keahlian masyarakat dalam memahami karakteristik, peluang, serta akibat dari instrumen nan digunakan," kata dia.

Gabriel Rey melanjutkan selain mengembangkan upaya di sektor fintech dan aset digital, pihaknya juga memperluas ekosistem melalui sejumlah kerjasama strategis pada sektor wellness, energi, serta minyak dan gas. Perluasan tersebut, kata dia, menunjukkan perkembangan ekonomi digital Indonesia semakin bergerak menuju ekosistem nan lebih terintegrasi. "Digitalisasi tak lagi hanya berangkaian dengan aplikasi dan transaksi, tetapi juga mulai bersenggolan dengan beragam sektor ekonomi nan mempunyai akibat lebih luas terhadap masyarakat," pungkasnya. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia