Perjalanan Setahun Butter Baby, dari Blok M hingga Panggung Internasional

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Perjalanan Setahun Butter Baby, dari Blok M hingga Panggung Internasional. Foto: Butter Baby

Setahun lalu, Butter Baby datang ke Jakarta dengan cerita nan tidak biasa. Kapalnya dikisahkan mendarat darurat di Bumi dengan misi mengumpulkan 500 triliun ton mentega untuk menyelamatkan Butterlandia, planet asalnya nan nyaris mati. Namun, dari misi tersebut, karakter ini justru menemukan tempat baru nan kemudian disebutnya rumah.

Rumah itu adalah Jakarta. Berawal dari gerai pertama di Blok M, Butter Baby dalam satu tahun berkembang menjadi character-led dessert universe nan tidak hanya menjual makanan, tetapi juga membangun karakter, cerita, desain, merchandise, hingga beragam pengalaman untuk pengunjungnya.

Perkembangannya pun tidak berakhir di satu perspektif Jakarta. Dalam satu tahun, Butter Baby telah mempunyai lima gerai di Indonesia dan mulai membawa bumi Butterlandia ke luar negeri melalui sejumlah aktivasi di Bangkok dan Los Angeles.

Dari Blok M hingga Los Angeles

Dari Blok M hingga Los Angeles. Foto: Butter Baby

Salah satu penanda perjalanan Butter Baby adalah kehadirannya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Di sana, karakter Butter Baby datang lewat instalasi landmark setinggi delapan meter dengan berat mencapai 7,5 ton, membikin bumi mini nan sebelumnya datang di gerai ikut menjadi bagian dari ruang publik nan lebih besar.

Pada saat nan sama, Butter Baby mulai memperkenalkan diri kepada audiens internasional. Pop-up di Bangkok dihadiri sejumlah nama seperti Jackson Wang, Bright Vachirawit, dan Gulf Kanawut.

Sementara di Los Angeles, aktivasi Butter Baby menarik perhatian North West, Kathy Hilton, hingga Mark Tuan secara organik, sekaligus membawa brand ini meraih nominasi Webby Award dan dua penghargaan di bagian penemuan brand dalam waktu kurang dari setahun.

Butterlandia juga perlahan masuk ke kehidupan penggemarnya lewat merchandise. Bag charm, keychain, hingga karakter kolektibel menjadi bagian dari bumi Butter Baby nan bisa dibawa pulang dan digunakan sehari-hari. Beberapa koleksinya apalagi terlihat dipakai oleh nama-nama seperti Jae Hyun NCT, Bright, Usher, Jason Derulo, Vernon SEVENTEEN, dan Jay Park.

“Butter Baby terdampar di Jakarta, tetapi kemudian memilih untuk tinggal,” ujar Karen Tjahja, Head of Marketing & Business Development Butter Baby.

Menurutnya, tahun pertama ini bukan hanya soal jumlah gerai alias penghargaan, tetapi tentang gimana karakter dan bumi nan dibangun di Indonesia mulai menjadi bagian dari kehidupan banyak orang.

Kembali ke tempat semuanya bermula

Butter Baby Block Party. Foto; Butter Baby

Meski mulai menjangkau beragam kota di luar negeri, Indonesia tetap menjadi bagian krusial dari cerita Butter Baby. Interaksi dengan pelanggan, kolaborator, kreator, hingga kultur lokal sejak awal ikut membentuk gimana Butter Baby berkembang dan membawa identitasnya ke tempat-tempat baru.

Karena itu, ketika memasuki usia satu tahun pada Minggu (9/8), Butter Baby memilih kembali ke Blok M untuk merayakannya berbareng komunitas. Lewat Butter Baby Block Party, suasana ulang tahun diisi dengan kuliner, musik, permainan bertema Butterlandia, serta beragam aktivitas nan merepresentasikan perjalanan mereka selama setahun terakhir.

Sejumlah figur pubilk, seperti Raline Shah. Foto: Butter Baby

Pengunjung dapat menikmati free-flow Butter Baby Donut dan beragam F&B dari brand pilihan seperti Everyday Weekend, Tori-Ma Kashi, Tacos El Taco, Jul's Pizza, Hainambah, Tokyo 2100, Madhouse, Gemini Hard Iced Tea, dan Beaches Brewing Co. Acara tersebut juga menghadirkan DJ Merdi dari Diskoria serta sejumlah figur seperti Carissa Putri, Gabriel Prince, Raline Shah, dan Yoriko Angeline.

Memasuki tahun kedua, Butter Baby tetap punya banyak cerita untuk dikembangkan. Mulai dari karakter, produk, merchandise, pengalaman, hingga pasar baru, termasuk rencana membawa Butterlandia kembali ke Bangkok.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan