Karhutla Melanda, BNPB Perkuat Satgas Udara dan Water Bombing di 6 Provinsiamp;nbsp;

Sedang Trending 14 menit yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 22 Agustus 2026 |03:01 WIB

Karhutla Melanda, BNPB Perkuat Satgas Udara dan Water Bombing di 6 Provinsi 

Karhutla (Foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat laporan musibah pada periode pelaporan Kamis hingga Jumat, 20-21 Agustus 2026. Pada periode pelaporan ini, seluruh kejadian baru merupakan musibah kebakaran rimba dan lahan (karhutla).

Laporan karhutla pertama terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Kamis 20 Agustus 2026. Lahan terbakar berada di wilayah Desa Lalang, Kecamatan Manggar, dan Desa Lenggang serta Desa Lintang di Kecamatan Renggiang. Total lahan terbakar seluas 3,8 hektare.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur segera mengerahkan personel dan perlengkapan untuk melakukan upaya pemadaman. Sebanyak 4 personel membawa 4 set mesin pompa gendong, selang pemadam, serta 1 unit kendaraan operasional untuk melakukan pemadaman api serta pendinginan lahan.

“Api sukses dipadamkan di hari nan sama. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Meski telah padam, BPBD Kabupaten Belitung Timur tetap melakukan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali muncul dan menyebar ke wilayah lainnya,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Jumat 21 Agustus 2026. 

Selanjutnya, Berton mengatakan kebakaran rimba dan lahan melanda beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur. Pada Rabu 19 Agustus 2026, karhutla menghanguskan 20 hektare rimba nan berada di wilayah Petak 102 Aren, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.

BPBD Provinsi Jawa Timur berbareng dengan BPBD Kabupaten Bondowoso segera terjun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan upaya pemadaman. Pada Kamis 20 Agustus, api telah sukses dipadamkan pada pukul 18.00 WIB.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com