Kapolres Metro Bekasi Kota ke SMK, Ajak Siswa Berani Tolak Provokasi

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Jakarta -

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengunjungi SMK Negeri 14 Kota Bekasi, di Jatikarta, Kecamatan Jakasampurna, Kota Bekasi. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Kapolres membujuk para siswa untuk berani menolak rayuan provokasi.

Kegiatan tersebut berjalan pada Senin (19/10/2026). Dalam aktivitas tersebut, Kapolres dan para siswa berbincang interaktif di lapangan sekolah.

Dalam aktivitas tersebut, Kombes Putu Kholis memberikan pesan-pesan dan edukasi kepada para pelajar. Kapolres membujuk para siswa berpikir kritis, tidak mudah terprovokasi, serta menjauhi tawuran, penyalahgunaan narkoba, perundungan, dan gambling daring.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengunjungi SMK Negeri 14 Kota Bekasi, Senin (19/10/2026).Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengunjungi SMK Negeri 14 Kota Bekasi, Senin (19/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Dalam perbincangan interaktif di hadapan para siswa dan guru, Putu Kholis membuka sesi tanya jawab nan memberikan kesempatan kepada pelajar untuk menyampaikan pendapat secara langsung. Interaksi tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk melatih keberanian berbincang sekaligus membangun kedekatan dengan kepolisian.

Dalam arahannya, Kapolres menyoroti pengaruh pergaulan dan media sosial terhadap perilaku remaja. Ia mengingatkan para siswa agar tidak langsung mempercayai info alias mengikuti rayuan tanpa memahami tujuan dan akibatnya. Menurutnya, keahlian memilah info dan menentukan sikap secara berdikari merupakan bekal krusial untuk menghadapi tekanan golongan maupun pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengunjungi SMK Negeri 14 Kota Bekasi, Senin (19/10/2026).Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengunjungi SMK Negeri 14 Kota Bekasi, Senin (19/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

"Jangan pernah menyerahkan masa depan kalian kepada orang nan hanya pandai mengajak, tetapi tidak ikut menanggung akibatnya. Sebelum mengambil keputusan, pikirkan baik-baik faedah dan risikonya. Jangan takut berbeda dari kawan ketika kalian tahu sesuatu itu salah. Keberanian nan sesungguhnya bukan mengikuti keramaian, melainkan bisa menentukan sikap dan bertanggung jawab atas pilihan sendiri," jelas Putu Kholis.

Kapolres juga mengingatkan bahwa tawuran dapat membahayakan keselamatan dan berujung pada persoalan hukum. Penyalahgunaan narkoba berisiko merusak kesehatan, sedangkan perundungan dapat menimbulkan tekanan psikologis bagi korban. Ia turut menyoroti ancaman gambling daring nan dapat menyebabkan kerugian finansial dan mendorong perilaku berisiko.

Para siswa diajak membangun pergaulan nan saling menghargai, mengembangkan keterampilan, serta meminta support pembimbing alias orang tua ketika menghadapi persoalan.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengunjungi SMK Negeri 14 Kota Bekasi, Senin (19/10/2026).Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengunjungi SMK Negeri 14 Kota Bekasi, Senin (19/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

"Kami mau kalian tumbuh menjadi pribadi nan mempunyai cita-cita, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama. Tidak semua persoalan kudu dihadapi sendirian. Jika mengalami ancaman alias memerlukan pertolongan, jangan ragu untuk bercerita dan mencari bantuan. Polisi kudu menjadi sahabat nan bisa kalian percaya, bukan sosok nan membikin kalian takut. Kami mau setiap anak merasa kondusif untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depannya," imbuh Putu Kholis.

Kegiatan tersebut merupakan penerapan program Polisi Peduli Pendidikan dalam Agenda Mingguan Commander Wish Kapolri yang mengusung semangat 'Polisi Bersama Masyarakat'.

Program nan dijadwalkan setiap Senin ini menempatkan polisi sebagai mitra sekolah dan family dalam mengenali serta mencegah persoalan anak dan remaja sejak dini. Pendekatan tersebut sejalan dengan prioritas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), nan menekankan pencegahan melalui komunikasi dan keterlibatan masyarakat.

(mea/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑