Cikal Bintang
, Jurnalis-Rabu, 10 Juni 2026 |15:42 WIB

John Herdman Semringah Timnas Indonesia Tunjukkan Progres Positif dalam 4 Pertandingan Terakhir (Okezone/Aldhi Chandra)
JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, semringah memandang anak asuhnya menunjukkan progres positif dalam empat pertandingan terakhir. Herdman menilai, peningkatan terlihat di semua lini skuad Timnas Indonesia.
Dalam empat laga terakhir, Timnas Indonesia di bawah didikan John Herdman merebut tiga kemenangan dan menelan satu kekalahan. Empat laga tersebut merupakan bagian dari jarak internasional FIFA.
Pada Maret 2026, Skuad Garuda nan menjadi tuan rumah FIFA Series keluar sebagai runner-up. Timnas Indonesia mengalahkan Saint Kitts and Nevis (4-0) dan kalah dari Bulgaria (0-1).
Di jarak internasional bulan Juni, Timnas Indonesia menyapu bersih dua laga dengan kemenangan tanpa kebobolan. Ole Romeny dan kolega sukses mengalahkan Oman (3-0) dan Mozambik (1-0).
1. Perkembangan Positif
Herdman mengatakan, Timnas Indonesia terus berkembang positif setelah empat laga itu. Menurutnya, salah satu catatan paling krusial adalah tim bisa menjaga kemenangan tanpa kebobolan.
"Ya, clean sheet sangat penting," kata Herdman dalam konvensi pers pascalaga kontra Mozambik, dikutip Rabu (10/6/2026).
Ole Romeny cetak gol di laga Timnas Indonesia vs Timnas Mozambik (Foto: Okezone/Aldhi Chandra)
"Clean sheet memenangkan pertandingan sepak bola. Itu titik awalnya," sambungnya.
Setelah pertahanan bekerja dengan baik, lini tengah berkedudukan untuk mengontrol permainan. Sepak bola seperti ini nan digemari Herdman. Pelatih asal Inggris itu semringah Skuad Garuda bisa menuntaskan dua laga FIFA Matchday Juni dengan baik.
"Jika memandang dua pertandingan terakhir, keduanya betul-betul berbeda lantaran musuh membawa style bermain nan berbeda," tutur Herdman.
"Oman datang dengan style Timur Tengah nan sangat terorganisir dan disiplin. Sementara tim Afrika membawa style permainan transisi nan lebih kacau," sambungnya.
"Malam ini kami kudu menghadapi itu dan saya bangga kepada para pemain lantaran Anda tidak bisa betul-betul mempersiapkan diri menghadapi style seperti itu," ujar mantan pembimbing Timnas Kanada tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·