Jelang Dialog, Trump Ingatkan Iran Tak Pungut Biaya di Selat Hormuz

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato nan disiarkan televisi mengenai bentrok Timur Tengah dari Cross Hall, White House (1/4/2026). Foto: Alex Brandon / POOL / AFP

Presiden AS Donald Trump kembali mengingatkan Iran untuk tidak memungut biaya kepada kapal-kapal nan melewati Selat Hormuz. Hal ini dia katakan menjelang perbincangan antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, guna mengakhiri perang.

Dilansir Bloomberg, Sabtu (11/4), Trump mengatakan pungutan biaya di Selat Hormuz sebagai tindakan nan bisa memperburuk pasokan daya dunia.

"Ada laporan bahwa Iran mengenakan biaya kepada kapal tanker nan melewati Selat Hormuz," tulis Trump dalam postingan di Truth Social.

"Mereka lebih baik tidak, dan jika mereka (melakukannya), lebih baik mereka berakhir sekarang!" lanjutnya.

video story embed

Sebelumnya, Iran bakal memungut biaya bagi kapal-kapal tanker nan melewati Selat Hormuz. Hal ini bermaksud untuk membangun kembali prasarana nan runtuh akibat perang.

Menurut laporan Financial Times, Iran berencana menerima pembayaran dalam mata duit kripto, bitcoin. Sementara itu, Bloomberg sebelumnya melaporkan opsi pembayaran lain nan dipertimbangkan termasuk yuan dan stablecoin.

Secara konsep, penggunaan mata uang digital dinilai menarik bagi Iran lantaran memungkinkan transaksi di luar sistem berbasis dolar AS nan selama ini menjadi perangkat utama penegakan hukuman Barat. Namun, para pelaku pasar menilai penerapan rencana tersebut bakal sangat susah dilakukan secara legal.

“Perusahaan pelayaran sudah berada di bawah pengawasan nan cukup ketat di seluruh dunia, mengingat mereka berada di industri berisiko tinggi,” ujar Jake Ostrovskis dari Wintermute.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan