Ijtima Ulama PKB Rekomendasikan Pembenahan PBNU hingga Penolakan Praktik Transaksional dalam Muktamar

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Ijtima Ulama PKB Rekomendasikan Pembenahan PBNU hingga Penolakan Praktik Transaksional dalam Muktamar

Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB Maman Imanulhaq.

JAKARTA – Ijtima Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghasilkan sejumlah rekomendasi, di antaranya pembenahan pada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hingga penolakan terhadap praktik transaksional dalam pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 mendatang.

"Iya, jadi salah satu rekomendasi dari Ijtima Ulama ini adalah soal tanggung jawab para ustadz dan para ustad untuk membenahi PBNU," kata Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB Maman Imanulhaq usai Ijtima Ulama nan digelar di area Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Maman mengatakan, para ustad nan datang dalam forum tersebut menginginkan PBNU kembali menjadi lokomotif civil society agar dapat memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah.

"Dalam memberikan kritik nan konstruktif kepada pemerintah, mendampingi umat untuk melakukan pemberdayaan ekonomi, serta meningkatkan kualitas pendidikan," kata Maman.

Kendati demikian, Maman menyatakan para ustad menginginkan agar tidak ada praktik transaksional dalam Muktamar ke-35 PBNU.

"Oleh karena itu, Ijtima Ulama meminta agar muktamar di Jombang besok itu betul-betul jauh dari praktik-praktik transaksional dan jauh dari praktik nan hanya memanfaatkan PCNU," terang Maman.

"Tetapi lebih dari itu, ini adalah muktamar nan kudu melibatkan begitu banyak pihak, memberikan kesempatan bagi anak-anak muda, profesionalisme, dan sebagainya, serta merumuskan kembali gimana ke depan peran Nahdlatul Ulama kembali menjadi lokomotif civil society," tambahnya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com