Binti Mufarida
, Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |15:56 WIB

Ilustrasi hujan (Foto: Freepik)
JAKARTA - Hujan mengguyur sejumlah wilayah Jakarta pada Rabu 19 Agustus 2026 siang. Fenomena tersebut menjadi perbincangan di media sosial lantaran terjadi di tengah kondisi cuaca panas dan musim tandus nan berjalan dalam beberapa pekan terakhir.
Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto menegaskan hujan nan turun di wilayah Jakarta merupakan kejadian alami. Hujan tersebut bukan hasil dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
"Itu memang hujan alami. Bukan hasil modifikasi cuaca," ujar Guswanto kepada Okezone, Rabu (19/8/2026).
Guswanto pun menjelaskan BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan awal hujan sedang–lebat di Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026, termasuk wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Bekasi.
Penyebab hujan di Jakarta, menurutnya, dipengaruhi pertemuan massa udara basah dari Samudra Hindia dan Pasifik nan menciptakan kondisi atmosfer lembap. Sirkulasi siklonik di selatan Jawa memperkuat pertumbuhan awan hujan tebal di Jabodetabek.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·