Gus Ipul Lapor Prabowo soal Data Bansos: 11 Ribu Penerima Dicoret karena Judol

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menghadiri peringatan satu tahun program Sekolah Rakyat di Gedung Heritage Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Foto: Dok. Kemensos

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf namalain Gus Ipul, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5). Ia melapor ke Presiden Prabowo Subianto mengenai pemutakhiran info penerima support sosial (bansos).

"Ya, saya mau melaporkan perkembangan penyelenggaraan program strategis Presiden nan ada di Kementerian Sosial. Pertama, soal pemutakhiran data. nan kedua soal bansos tepat sasaran, dan nan ketiga adalah soal sekolah rakyat," kata Gus Ipul kepada wartawan.

Gus Ipul mengatakan, sebanyak 11 ribu penerima bansos telah dicoret lantaran terindikasi menggunakan support untuk gambling online (judol). Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penerima bansos nan dicoret lantaran judol ini mengalami penurunan.

"Untuk tahun 2026 ini ada 11.000 lebih nan kami coret di Triwulan pertama dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM (keluarga penerima manfaat) nan kami coret," tutur dia.

"Artinya apa? Artinya sudah ada penurunan secara drastis ya, pemanfaatan support sosial untuk kepentingan judol," sambungnya.

Gus Ipul mengatakan, dalam menyeleksi penerima bansos ini, pihaknya juga menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dia berharap, ke depan, para penerima bansos tidak menggunakan support nan diberikan untuk judol.

"Harapan kami jelas itu, tetapi kami tentu mengawasi dan sekaligus memberikan pendampingan lewat pendamping-pendamping nan kami punya di setiap daerah, bekerja sama dengan pemerintah daerah," ucapnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan