Jakarta, CNN Indonesia --
Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri menduga tersangka kasus pelecehan seksual Syekh Ahmad Al Misry mempunyai dua status kewarganegaraan.
"Tampaknya begitu (mempunyai dua kewarganegaraan)," ujar Sekretaris NCB Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (12/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untung menduga Ahmad sengaja menyembunyikan status kebangsaan Mesir nan dia punya. Oleh karena itu, dia menyebut pihaknya tengah berkoordinasi secara intensif dengan otoritas Mesir
"Kewarganegaraan beliau harusnya Indonesia, tapi beliau rupanya menyembunyikan kebangsaan Mesirnya," ujarnya.
Sebelumnya Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri mengusulkan status red notice untuk tersangka pelecehan seksual Syekh Ahmad Al Misry ke Interpol.
Kabag Jatranin Sekretaris NCB Interpol Kombes Ricky Purnama menyebut pengajuan buronan itu dilakukan usai Syekh Ahmad Al Misry diduga tidak berada di Indonesia.
"Sedang dalam proses pengajuan red notice-nya melalui portal Interpol," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Jumat (8/5).
Ricky menegaskan saat ini tersangka Syekh Ahmad Al Misry telah berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Ia mengatakan kebangsaan itu didapati pelaku setelah sempat menjalani proses naturalisasi.
"Kalau status WNI-nya sudah tervalidasi (disetujui), melalui jalur naturalisasi dengan usulan sebagai pasangan kawin kombinasi dengan wanita Indonesia," jelasnya.
Syekh Ahmad Al Misry resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri oleh Bareskrim Polri.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut penetapan tersangka dilakukan interogator Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO usai melaksanakan gelar perkara, pada Rabu (22/4).
Berdasarkan keterangan kuasa norma para korban, Benny Jehadu, Syekh Ahmad Al Misry sering mengisi aktivitas televisi sebagai juri hafiz Al-Qur'an.
Kasus tindak cabul ini menyantap korban lebih dari satu orang. Kuasa norma menyebut seluruh kliennya mengalami trauma psikologis nan sangat mendalam akibat kejadian tersebut.
(tfq/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·