Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan menyampaikan belasungkawa atas korban meninggal bumi dalam kejadian erupsi Gunung Dukono, Maluku Utara.
Pernyataan itu disampaikan Balakrishnan saat pertemuan bilateral dengan Menlu RI Sugiono di Gedung Pancasila, instansi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Senin (12/5).
Balakrishnan mengatakan tiga orang meninggal bumi dalam kejadian pada 8 Mei lalu, terdiri dari satu penduduk negara Indonesia dan dua penduduk Singapura.
"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada family para korban," katanya.
Dalam kesempatan itu, Balakrishnan juga menyampaikan apresiasi kepada tim SAR campuran Indonesia nan terlibat dalam proses pencarian dan pemindahan korban di Gunung Dukono.
Menurut dia, lebih dari 150 personel SAR Indonesia tetap menjalankan operasi di tengah kondisi sulit, termasuk erupsi gunung nan tetap berjalan dan cuaca buruk.
"Lebih dari 150 personel SAR ahli Indonesia mengambil akibat besar bagi diri mereka sendiri dalam situasi nan sangat sulit," ujarnya.
Balakrishnan menambahkan masyarakat Singapura turut mengikuti perkembangan operasi pencarian tersebut dan mendoakan keselamatan tim SAR Indonesia.
"Semangat saling menjaga dan melindungi satu sama lain di masa krisis seperti ini betul-betul mencerminkan kedekatan hati antara rakyat Indonesia dan Singapura," kata dia.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan tim SAR di Maluku Utara atas upaya pencarian tersebut.
"Hal seperti ini tidak bisa dibayar alias dituntut. Ini hanya bisa terjadi lantaran kuatnya hubungan antara kedua negara kita," tutur Balakrishnan.
"Kami mau menyampaikan apresiasi penduduk Singapura melalui Anda, Saudaraku, Pak Sugiono. Terima kasih banyak," pungkasnya.
Diketahui, erupsi Gunung Dukono pada Jumat (8/5) memuntahkan abu vulkanik setinggi 10km. Pada hari ketiga pencarian, Tim SAR campuran menemukan dua penduduk Singapura, Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27).
Kedua jenazah ditemukan berjarak sekitar 20 meter dari bibir kawah Gunung Dukono dan selanjutnya dibawa ke RSUD Tobelo untuk identifikasi.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·