Fakta-fakta Penyiksaan YTR: Korban Alami Infeksi Berat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

YTR menjadi perhatian usai mengalami penyiksaan dan penyekapan dari pelaku Taufik Hidayat selama tiga tahun.

Selama rentang waktu tersebut, Taufik berpindah-pindah dari satu kosan ke kosan nan lain. Dia juga mengaku sudah menikah dengan YTR untuk mengelabui penduduk agar tak curiga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyiksaan terhadap YTR baru terungkap setelah dia dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS) pada 10 Juni.

Sementara itu, Taufik sekarang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka oleh Polda Jawa Barat.

Berikut fakta-fak terkini penyiksaan terhadap YTR nan terungkap sejauh ini.

1. Penyiksaan sadis

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, tetap mendalami kondisi psikologis Taufik menyusul perbuatan brutalnya terhadap YTR.

"Karena apa nan dilakukan ini merupakan sesuatu nan tidak wajar, di luar kebiasaan perilaku seseorang. Ini sadis," kata Rudi, Selasa (23/6) malam.

2. Taufik dikenal sebagai tukang mabuk

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Taufik diketahui punya kebiasaan mengkonsumsi minuman keras.

Pertengkaran pun kerap terjadi saat mantan debt collector itu berada di bawah pengaruh alkohol.

"Setiap dia mengonsumsi alkohol, selalu berdebat dengan kekasihnya. Terjadi cekcok nan kemudian berujung pada penganiayaan," kata Rudi

3. Dipukul hingga disundut rokok

[Gambas:Video CNN]

Rudi menjabarkan, YTR kerap mendapat tindak kekerasan dari pelaku selama 2024 hingga 2026.

Rudi mengatakan, korban kerap dipukul di bagian badan.

Pada 2024, saat mereka tinggal di area Cicaheum, Bandung, Rudi juga mengatakan, Taufik tak segan menyundut rokok ke YTR jika sedang kesal.

Di waktu nan lain, Taufik juga memukul mata kanan dan kiri YTR menggunakan barang padat. Selain itu, dia pernah menebas dengkul YTR memakai besi.

4. Kepala YTR jangkitan berat, ada belatung

Dirut RSHS Bandung, Rachim Dinata Marsidi mengatakan, kondisi YTR sangat serius ketika dibawa ke rumah sakit.

"Pas datang boleh dikatakan memang lukanya cukup banyak dan di wilayah kepala jangkitan nan hebat," kata Rachim.

"Boleh dikatakanlah, ada belatung," imbuh dia.

Setelah mengetahui itu, pihak RSHS langsung melakukan operasi terhadap kepala korban.

"Kami segera melakukan operasi pembersihan luka ini dan kami temukan kuman nan memang cukup berat ya," ujar Rachim.

5. Kondisi YTR sekarang

Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat nan berstatus daftar pencarian orang di Kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung nan selanjutnya bakal diperiksa atas kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang wanita berinisial YTR selama tiga tahun. ANTARA FOTO/Raisan Al FarisiPelaku penganiayaan terhadap YTR, Taufik Hidayat, saat diringkus pihak kepolisian. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Saat ini, kondisi YTR terlihat sudah membaik. Namun, YTR kini mengalami gangguan penglihatan akibat penganiayaan berat.

"Kondisi menurut dokter, [mata] sebelah kanan rusak. Matanya memang minus, kacamata tebal. Dibuka kacamata saja, matanya kurang jelas. Mata kiri pupilnya mengecil," ujar kerabat YTR, Erni.

Meski begitu, YTR tetap berupaya berdikari meski mengalami gangguan penglihatan, seperti berupaya makan sendiri.

"Saya suapi dia, tangannya [seperti] mau makan sendiri," kata kerabat YTR, Erni.

6. YTR minta Taufik dihukum berat

Dalam video nan diunggah Erni, YTR meminta Taufik dihukum berat.

"Saya mau dia dihukum seberat mungkin, biar dia rasakan apa nan saya rasain," kata dia.

Ayah YTR juga berambisi Taufik diberi balasan maksimal atas perbuatannya.

"Hukum seberat-beratnya, lantaran kita negara hukum, seumur hidup, lantaran YTR abnormal seumur hidup," ucap ayah YTR.

(isa/asr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional