F1 GP Austria: Ferrari Merana di Sesi Latihan, Charles Leclerc Prediksi Akhir Pekan yang Berat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
 Ferrari Merana di Sesi Latihan, Charles Leclerc Prediksi Akhir Pekan nan Berat Charles Leclerc mengakui Ferrari tampil kurang kompetitif pada sesi latihan bebas GP Austria(Formula 1)

PEMBALAP Ferrari, Charles Leclerc, memprediksi timnya bakal mengalami akhir pekan nan berat di Grand Prix Austria. Pembalap asal Monako tersebut membeberkan sejumlah masalah besar nan dihadapi Scuderia Ferrari setelah apa nan dia sebut sebagai hari Jumat nan "sangat sulit".

Leclerc sempat tidakhadir pada sesi latihan bebas pertama (FP1) untuk memberikan kesempatan kepada pembalap muda Dino Beganovic menguji mobil SF-26. Ketika kembali bertindak di sesi latihan kedua (FP2), Leclerc hanya bisa bertengger di posisi kedelapan, meski sukses mencatatkan jumlah putaran terbanyak dengan 35 lap.

Kendati rekan setimnya, Lewis Hamilton, menempati posisi kelima di kedua sesi latihan, kecepatan Ferrari tampak tetap tertinggal jauh dari Mercedes. Pemimpin klasemen kejuaraan bumi dari tim rival, Kimi Antonelli, menyapu bersih posisi teratas di kedua sesi tersebut.

"Menurut saya ini bukan hari Jumat nan mudah, tapi ini bukan hanya masalah dari saya saja," jelas Leclerc setelah sesi latihan. "Ya tentu saja saya melewatkan FP1 dan itu tidak pernah ideal, tetapi Anda tetap bisa pulih dari kekurangan beberapa lap di FP1. Saya pikir sebagai tim kami tidak terlihat sangat kompetitif untuk saat ini, jadi ada banyak pekerjaan nan kudu dilakukan pada mobil guna memastikan kami kembali ke tempat nan lebih masuk akal. Namun kami bakal menganalisis dan bekerja sangat keras malam ini, dan mudah-mudahan besok kami bisa melakukan langkah maju nan besar."

Kehilangan Kecepatan di Trek Lurus dan Tikungan

Ketika ditanya mengenai kemunduran performa ini, mengingat Hamilton baru saja meraih kemenangan di Barcelona pada balapan sebelumnya, Leclerc menunjuk masalah kecepatan mobil.

"Seperti nan telah kami katakan kemarin, ada cukup banyak trek lurus dan kami kehilangan begitu banyak waktu di trek lurus," ungkap Leclerc. "Saya pikir mungkin kami sedikit terkejut secara negatif oleh performa kami di tikungan saat ini, lantaran di tikungan biasanya kami kompetitif dan saat ini kami tidak begitu kompetitif, jadi ini bagian nan kudu diperbaiki. Saya rasa kami tidak punya solusi untuk kecepatan di trek lurus, dan lantaran argumen itu saya rasa kami bakal kesulitan akhir pekan ini. Ini menjadi hari Jumat nan sangat susah bagi tim lagi, jadi saya rasa baik Lewis maupun saya tidak senang dengan mobil saat ini. Tapi ya, kami bakal bekerja keras dan mudah-mudahan besok bakal menjadi hari nan lebih baik."

Prinsipal Tim Ferrari, Fred Vasseur, mengamini keluhan pembalapnya tersebut dan mengakui bahwa timnya menghadapi hari Jumat nan tangguh.

"Kami sedikit kesulitan dengan kondisi nan agak ekstrem, ketinggian, suhu," papar Vasseur. "Ini sama untuk semua orang tetapi tidak terlalu cocok untuk kami. Keadaannya memang seperti itu. Kami mempunyai waktu malam ini untuk memperbaiki diri, bersiap menghadapi hari esok, dan menyatukan semuanya. Mari mencoba melakukan pekerjaan nan lebih baik pada hari Sabtu."

Mengenai pengaruh dari pembaruan unit mesin (power unit) baru melalui program ADUO (Additional Development and Upgrade Opportunities), Vasseur meminta semua pihak untuk bersikap realistis.

"Kami baru mengetahui tentang ADUO dua minggu alias satu minggu lalu. Anda tidak bisa berambisi untuk mengambil langkah maju nan besar. Kami memasang mesin baru dan itu adalah langkah lain nan lumayan," pungkas Vasseur. (Formula 1/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia