Ditjenpas Jambi Gandeng Baznas Berdayakan Napi Renovasi Rumah Warga

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Jakarta -

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi, melalui Lapas Kelas IIB Muara Bulian, menggandeng Badan Zakat Nasional (Baznas) Batanghari, untuk merenovasi rumah penduduk setempat nan dinilai kurang mampu. Proses pembaharuan rumah melibatkan 10 penduduk bimbingan alias narapidana (napi) sebagai pekerja bangunan.

Berdasarkan keterangan nan diterima, Selasa (4/8/2026), ini adalah kali keenam Kanwil Ditjenpas Jambi melakukan program bedah rumah dengam sasaran penduduk tak mampu. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk penerapan program percepatan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, nan mengarahkan jejeran agar kehadiran lapas memberi kontribusi bagi penduduk sekitar.

Warga nan menjadi sasaran program bedah rumah ke-6 ini adalah Misro. Ia sehari-hari bekerja menggembalakan kambing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses bedah rumah Misro berjalan selama 12 hari. Total 10 napi nan dikerahkan pihak lapas untuk membantu pembaharuan rumah adalah nan mempunyai keahlian di bagian pertukangan.

"Program ini bukan sekadar membangun rumah nan layak huni, tetapi juga membangun harapan. Warga bimbingan diberi kesempatan untuk mengimplementasikan keahlian nan telah mereka peroleh selama mengikuti program pembinaan," tutur Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian, Ilham Santoso.

"Dengan keterlibatan langsung dalam aktivitas sosial seperti ini, mereka belajar bahwa setiap keahlian nan dimiliki dapat memberikan faedah bagi orang lain. Kami berambisi pengalaman ini menjadi bekal berbobot ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," sambungnya.

Dia pun berterima kasih pada Basnaz serta para pihak lainnya nan membantu pembaharuan rumah Misro. Ilham menegaskan kerjasama adalah kunci utama dalam menghadirkan kemanfaatan untuk warga.

"Kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadirkan faedah nan nyata. Ketika pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat bersatu, maka beragam persoalan sosial dapat diatasi secara bersama-sama," katanya.

"Semangat gotong royong inilah nan mau terus kami bangun melalui beragam program Pemasyarakatan Berdampak," tambahnya.

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar berambisi nan dikerjakan pihaknya tak dimaknai hanya sekadar membangun rumah, tapi juga angan penduduk untuk hidup lebih layak.

"Melalui kerjasama ini, kita tidak hanya membangun sebuah rumah nan layak huni, tetapi juga membangun angan baru," ujar Irwan.

Irwan menjelaskan napi keterlibatan dalam proses pembaharuan adalah bukti pembinaan di dalam lapas bisa membentuk pribadi nan produktif, bertanggung jawab. Serta, lanjut dia, mempunyai kesiapan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

"Sinergi seperti inilah nan kudu terus kita pelihara. Ketika pemerintah, lembaga sosial, bumi usaha, dan masyarakat melangkah bersama, maka manfaatnya bakal dirasakan secara luas," terang Irwan.

Dia berambisi dapat selalu memggandeng Basnaz dan stakeholder terkait, agar tindakan sosial ini menginspirasi.

"Kami berambisi kerjasama ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi lahirnya beragam program sosial lainnya nan memberikan akibat nyata bagi masyarakat," tutup Irwan.

(aud/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News