Lewat Turnamen Golf, KADIN DIY Pertemukan Pelaku Usaha hingga Kenalkan Bekalista

Sedang Trending 54 menit yang lalu
KADIN DIY International Open Golf 2026 Tournament & Charity di Merapi Golf Yogyakarta, Sabtu (1/8). Foto: Pandangan Jogja.

KADIN DIY International Open Golf 2026 Tournament & Charity tidak hanya mempertemukan pegolf dari beragam daerah, tetapi juga menjadi forum kerjasama bumi usaha. Dalam aktivitas tersebut, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY memperkenalkan becak kayuh listrik wisata (Bekalista) sebagai program nan dapat didukung melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Turnamen nan digelar di Merapi Golf Yogyakarta, Sabtu (1/8), mempertemukan pegolf dari Yogyakarta, Jakarta, hingga sejumlah wilayah lain. Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan dimanfaatkan KADIN DIY untuk memperluas jejaring antar pelaku usaha.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengikuti KADIN DIY International Open Golf 2026 Tournament & Charity di Merapi Golf Yogyakarta, Sabtu (1/8). Foto: Pandangan Jogja.

Ketua Umum KADIN DIY GKR Mangkubumi mengatakan, turnamen golf tersebut menjadi wadah mempertemukan organisasi golf dengan bumi bisnis. Melalui forum tersebut, KADIN DIY mendorong kerjasama antara pelaku usaha, termasuk dalam mendukung program sosial.

"Hari ini tanggal 1 Agustus, kita mengadakan aktivitas Golf KADIN. Jadi KADIN Daerah Istimewa Yogyakarta, kita mengadakan aktivitas golf bersama, baik dari Jogja, dari Jakarta, dan dari luar Jakarta juga ada," kata GKR Mangkubumi.

instagram embed

Salah satu program nan diperkenalkan dalam aktivitas tersebut adalah Bekalista. Program ini mendorong transformasi becak konvensional menjadi becak listrik wisata dengan melibatkan support bumi upaya melalui program CSR.

"Kemudian juga kami membujuk bumi korporate alias bumi upaya untuk bersama-sama bekerja-sama antara pemain golf dan juga bumi bisnis. Dan di antara itu kami juga ada mengenalkan becak listrik, Bekalista, nan mana kita juga mau membujuk para bumi upaya untuk CSR-nya men-support perbaikan dari becak ini. Dari becak nan konvensional menjadi becak listrik," ujarnya.

GKR Mangkubumi menjelaskan, golf dipilih sebagai wadah pertemuan lantaran olahraga tersebut mempunyai kedekatan dengan kalangan pelaku usaha. Selain memperkuat jejaring bisnis, KADIN DIY juga mau membentuk organisasi KADIN Golf seperti nan telah melangkah di sejumlah provinsi.

"Karena biasanya di bumi bisnis, bos-bos itu isinya golf. Jadi selain bumi upaya itu identik dengan golf, kemudian juga kita mau membentuk KADIN Golf, lantaran di beberapa KADIN provinsi itu sudah ada terbentuk KADIN Golf," katanya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua Umum KADIN DIY GKR Mangkubumi, serta peserta berpotret berbareng usai KADIN DIY International Open Golf 2026 Tournament & Charity di Merapi Golf Yogyakarta, Sabtu (1/8). Foto: Pandangan Jogja.

Pemilihan Merapi Golf sebagai letak turnamen juga berangkaian dengan potensi pengembangan sport tourism di DIY. Lapangan tersebut merupakan lapangan 18 hole berstandar internasional nan berada di area lereng Gunung Merapi dengan ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut.

Kontur perbukitan, udara sejuk, serta pemandangan Gunung Merapi menjadi daya tarik nan ditawarkan Merapi Golf sebagai salah satu letak olahraga golf di Yogyakarta.

"Kita mengadakan aktivitas golf ini di Merapi, lantaran Merapi ini adalah salah satu sport tourism untuk spesial golf. Karena pemandangannya langsung Merapi. Dan konturnya juga cukup bagus dengan pemandangan dan view-nya nan sangat luar biasa," tutur GKR Mangkubumi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan