
Buronan Interpol, Angelo Pandeli (foto: dok ist)
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap latar belakang terduga kartel narkoba asal Australia, Angelo Pandeli, nan ditangkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
"Angelo Pandeli adalah tokoh tindak pidana terorganisasi lintas negara nan sangat berpengaruh, dan personil krusial dari geng sepeda motor terlarang Hells Angels," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, Jumat (12/6/2026).
Hells Angels merupakan salah satu geng motor outlaw (terlarang) terbesar dan paling terkenal di dunia. Kelompok nan didirikan di California, Amerika Serikat, pada 1948 itu kerap dikategorikan sebagai sindikat kejahatan terorganisasi oleh beragam otoritas penegak norma bumi lantaran keterlibatannya dalam sejumlah aktivitas kriminal.
Menurut Eko, status Angelo sebagai buronan Interpol melalui blue notice sejalan dengan rekam jejaknya nan diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan narkotika internasional. Berdasarkan catatan kejahatan nan dimiliki aparat, Angelo diduga terlibat dalam sejumlah besar penyelundupan narkotika komersial ke Australia nan terjadi pada masa lampau maupun nan tetap berlangsung.
"Angelo Pandeli terakhir terlihat pada 9 Oktober 2025 di Manly, Australia, dengan tindakan nan konsisten untuk menghindari penegak hukum," ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·