Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Chandra(MI/KRISTIADI)
PEMERINTAH Kota Tasikmalaya berkomitmen memperkuat perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan jangkauan nan semakin luas. Kota Tasikmalaya sudah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan peserta 98,56%.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara mengatakan, komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya adalah memperkuat perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Untuk itu, dia membujuk penduduk untuk selalu memastikan kepesertaan pada Jaminan kesehatan nasional (JKN) aktif agar tidak perlu waswas saat sakit.
"Angka keaktifan peserta JKN di wilayah Kota Tasikmalaya memang tetap terus ditingkatkan. Kami mendorong perlindungan kesehatan dalm program JKN makin luas," ungkapnya, Jumat (26/6).
Menurut dia, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah mengikuti perkembangan era sehingga peserta bisa mengecek status kepesertaan di mana saja dan kapan saja. Ada tiga langkah mengecekan status keaktifan peserta JKN, ialah melalui aplikasi Mobile JKN nan bisa diunduh di smartphone, melalui pelayanan manajemen pada Whatsapp (PANDAWA) nomor 0811 8 165 165 dan via Care Center 165 menggunakan pulsa.
"Kami membujuk bagi peserta JKN nan menunggak iuran bisa melunasi dengan mencicilnya melalui rencana pembayaran iuran berjenjang (REHAB). Program tersebut terbuka bagi semua peserta JKN mempunyai tunggakan mulai dari 4-24 bulan. Bagi penduduk jangan takut jika ada tunggakan tidak usah langsung dibayarkan semua lantaran peserta JKN bisa melakukan angsuran 36 kali," katanya.
Menurut Dicky, peserta JKN nan bisa bisa mendaftarkan diri berbareng keluarga menjadi peserta berdikari dengan memulai pembayaran premi sebesar Rp35 ribu setiap bulan per orang.
"Kesehatan family kudu terlindungi. Membayar iuran secara rutin sudah berkontribusi dalam menjaga kesehatan di masa sekarang maupun masa depan. Mari kita sayangi pasangan, family dan sanak kerabat agar terjaga kesehatan melalui program JKN nan bakal memberikan faedah akses jasa lebih luas, perlindungan dari beban biaya pengobatan, dan pemerataan pelayanan bagi seluruh masyarakat," tandasnya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·