Debit Air Bendungan Cisokan di Cianjur Terus Menyusut

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Debit Air Bendungan Cisokan di Cianjur Terus Menyusut MENYUSUT: Menyusutnya debit air di Bendungan Cisokan di Kecamatan Bojongpicung menakut-nakuti ribuan hektare lahan sawah di tiga kecamatan di Cianjur.(MI/Benny Bastiandy)

DEBIT air Bendungan Cisokan di Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyusut drastis menyusul terjadinya tandus panjang nyaris tiga bulan terakhir. Kondisi itu menakut-nakuti lahan sawah lantaran debit ke saluran irigasi turut menyusut.

Bendungan Cisokan merupakan sumber utama bagi pengairan nyaris 5 ribu hektare lahan sawah di Kecamatan Bojongpicung, Ciranjang, dan Haurwangi. 

Petugas Bendungan Cisokan, Hendra Purnama, mengatakan penurunan debit air terjadi akibat tidak adanya hujan kurun waktu nyaris tiga bulan terakhir. Saat ini debit air hanya mencapai sekitar 4.202 liter per detik.

"Bahkan pernah sampai 2.952 liter per detik. Itu penurunan nan sangat signifikan," kata Hendra, Selasa (4/8).

Hendra cemas debit air bakal terus menyusut seandainya tandus terus bersambung cukup lama. ??Untuk menjaga agar seluruh areal persawahan tetap memperoleh pasokan air, pengelola bendung berbareng UPTD Operasi dan Pemeliharaan (OP) serta P3A Mitra Cai menerapkan sistem pembagian air secara bergilir alias gilir-giring.

Melalui sistem tersebut, wilayah irigasi dibagi menjadi tiga golongan. Masing-masing golongan mendapatkan jatah pengairan selama dua hari secara bergantian, terutama untuk memastikan lahan pertanian di wilayah hilir tetap memperoleh suplai air meski dalam jumlah terbatas.

"Sesuai kesepakatan, kita menggunakan sistem gilir-giring. Ini sangat krusial untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian," jelas Hendra.

Seandainya musim kemarau terus berkepanjangan dan debit Bendungan Cisokan terus menurun, ribuan hektare sawah di Bojongpicung, Ciranjang, dan Haurwangi berpotensi mengalami kekeringan nan lebih parah. Bahkan tak  menutup kemungkinan menakut-nakuti produktivitas padi pada musim tanam tahun ini. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia