Dapur MBG Dongkrak Produksi UD Syafina di Karanganyar, Tembus 2,3 Ton per Hari

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Berkah Dapur MBG bagi Usaha Ayam Potong Karanganyar, Pasok Hingga 2,3 Ton Daging Segar per Hari. Foto: Dok. Bakom RI

Kesibukan terlihat di tempat pemotongan ayam UD Syafina di Desa Klodran, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sejumlah pekerja tampak membersihkan ratusan ekor ayam nan telah disembelih, sementara lainnya memotong ayam menjadi beberapa bagian dan menimbangnya.

Sehari-hari, aktivitas di tempat pemotongan ayam ini memang tak pernah sepi. Tak heran, karena upaya nan telah berdiri selama dua dasawarsa ini merupakan salah satu pemasok utama daging ayam di wilayah tersebut.

Namun belakangan, aktivitas di UD Syafina terlihat lebih padat dari biasanya. Pasalnya, upaya ini sekarang dipercaya sebagai pemasok daging ayam untuk kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

UD Syafina pun kebanjiran pesanan. Dalam sehari, upaya ini apalagi bisa menambah produksi hingga 300 kilogram daging. Bagi upaya pemotongan ayam skala mini seperti UD Syafina, tambahan tersebut bukanlah nomor nan kecil.

Berkah Dapur MBG bagi Usaha Ayam Potong Karanganyar, Pasok Hingga 2,3 Ton Daging Segar per Hari. Foto: Dok. Bakom RI

Meski pesanan meningkat signifikan, UD Syafina tetap memastikan kualitas daging ayam nan dipotong. Johan mengatakan, seluruh proses pemotongan dilakukan sesuai hukum Islam. Bahkan, UD Syafina menjadikan ketaatan salat lima waktu sebagai kriteria utama dalam memilih penyembelih.

"Biasanya, ayam nan kita pangkas per hari mencapai 2 ton. Tapi, sejak ada program MBG, pemotongan kami meningkat sekitar 300 kg. Jadi totalnya, produksi kami sehari 2,3 ton," ujar pemilik UD Syafina Johan Ferdian, dikutip Sabtu (11/4).

Ia mengatakan, kehadiran program MBG tak hanya menguntungkan usahanya semata, namun juga bagi peternak ayam di wilayah setempat. Untuk memenuhi lonjakan produksi tersebut, Johan mengatakan usahanya mengandalkan pasokan ayam dari peternak di Karanganyar, Wonogiri, dan Boyolali.

Selain itu, program MBG disebutnya juga berakibat pada perekonomian penduduk di desanya. Sebab, semenjak ada pesanan dari dapur MBG, Johan pun merekrut dua pekerja tambahan untuk menjaga kelancaran operasional.

Berkah Dapur MBG bagi Usaha Ayam Potong Karanganyar, Pasok Hingga 2,3 Ton Daging Segar per Hari. Foto: Dok. Bakom RI

“Alhamdulillah, sejak adanya MBG, ada peningkatan tenaga kerja dua orang. Karena kita kudu running lebih banyak lagi, pemotongan lebih banyak lagi, effort juga lebih banyak, dan waktu nan kita setel untuk pengiriman kudu lebih cepat,” imbuh dia.

Oleh lantaran itu, dia menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas inisiasi program MBG nan menurutnya telah memberikan akibat langsung bagi perkembangan upaya UMKM.

Ia kemudian menyampaikan angan bahwa program MBG bisa terus bersambung dan dia pun bisa menyalurkan daging ayam segar ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lainnya demi meningkatkan penjualan dan pendapatan.

"Terima kasih (kepada Presiden Prabowo) kita sampaikan dari UMKM, terutama pemotongan ayam, atas MBG nan dilaksanakan. Dan semoga Bapak Prabowo sehat selalu, dimudahkan untuk memberikan pekerjaan nan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan