Cara Menjaga Ginjal Anak agar Tak Berujung Cuci Darah, Ini 3 Tips dari Dokter

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Cara Menjaga Ginjal Anak agar Tak Berujung Cuci Darah, Ini 3 Tips dari Dokter

Anak sakit. (Foto: Freepik)

PENYAKIT ginjal pada anak seringkali menjadi satu momok bagi orangtua. Apalagi, jika penyakit tersebut sudah masuk ke tahap cuci darah nan membikin anak kudu bolak-balik ke rumah sakit.

Namun, ada beberapa langkah nan bisa dilakukan oleh orangtua agar anak tidak sampai pada tahap cuci darah. Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, dalam unggahan video di akun Instagramnya mengungkapkan bahwa penyakit ginjal kronik pada anak mempunyai lima tahapan. Jika sudah memasuki tahap lima, biasanya memerlukan terapi pengganti ginjal berupa cuci darah.

 Istimewa/Okezone)

“Halo Moms dan Dads semuanya, penyakit ginjal kronik pada anak itu ada 5 tahapnya. Nah, pada tahap 5, itu sebagian besar anak memerlukan terapi pengganti ginjal, baik cuci darah dengan mesin ataupun HD, cuci darah dengan perut CAPD, ataupun transplantasi ginjal,” kata dr. Reza.

Maka dari itu, dr. Reza mengungkapkan tiga langkah nan bisa dilakukan oleh orang tua agar anak tidak mengalami cuci darah. Apa saja itu?

1. Kontrol Penyakit Dasar Ginjal

Pertama adalah melakukan kontrol penyakit dasar ginjal pada anak secara baik. dr. Reza menjelaskan bahwa penyakit ginjal kronik merupakan bagian akhir dari banyaknya penyakit ginjal pada anak. Sehingga pemeriksaan dan kontrol kudu dilakukan dengan baik dan berkala.

“Yang pertama adalah kontrol penyakit dasar ginjalnya dengan baik. Jadi, penyakit ginjal kronik ini merupakan bagian akhir dari beragam jenis penyakit ginjal nan dapat terjadi pada anak,” ujar dr. Reza.

“Entah itu sindrom nefrotik, entah itu sindrom nefritik, entah itu gangguan elektrolit di tubulus, entah itu lantaran kista ginjal, entah itu lantaran penyakit ginjal bawaan, dan itu semuanya kudu dikontrol dengan baik, ditangani dengan baik tentunya sesuai dengan master ginjalnya,” lanjutnya.

Selain itu, jika memang ada obat nan disarankan dikonsumsi oleh master sebaiknya diikuti sesuai dengan prosedur medis nan dianjurkan. Hal ini perlu dilakukan guna menjaga kegunaan ginjal dan membikin anak memperkuat dengan baik.

2. Kontrol Tekanan Darah

Kemudian, langkah kedua adalah dengan melakukan kontrol tekanan darah pada anak. Menurut dr. Reza, langkah ini cukup krusial mengingat tekanan darah pada anak seringkali terus meninggi dalam jangka panjang.

Hal tersebut bakal membikin keahlian ginjal lebih sigap turun hingga akhirnya kudu melakukan terapi ginjal.

“Yang kedua adalah kontrol tekanan darah. Ini juga krusial lantaran anak-anak nan tekanan darahnya itu terus-menerus tinggi dalam jangka panjang, maka kegunaan ginjalnya juga bakal lebih sigap turun dan akhirnya memerlukan terapi pengganti ginjal,” tutur dr. Reza.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑