Bukan Maling atau Tabrak Lari, Fortuner Dikepung di Ciledug Pelaku Narkoba

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Tangerang -

Rekaman video viral memperlihatkan mobil Fortuner dikepung massa di area Ciledug, Kota Tangerang. Narasi video menyebut bahwa mobil berkelir putih tersebut adalah pelaku tabrak lari.

Dalam rekaman video nan tersebar terlihat ratusan penduduk warga mengepung mobil tersebut. Mobil tersebut menjadi sasaran amukan massa.

Raungan sirene terdengar. Tak lama kemudian seorang laki-laki bertelanjang dada nan diduga pengemudi mobil dibawa masuk ke dalam ambulans.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi di area Puri Beta, Ciledug, Kota Tangerang, pada Jumat (12/6) malam. Narasi nan beredar menyebut bahwa mobil Fortuner tersebut adalah pelaku tabrak lari.

Masih dalam narasi nan beredar, mobil Fortuner tersebut menabrak sejumlah kendaraan dari arah UBL Petukangan menuju Ciledug. Mobil tersebut kemudian dikejar oleh massa.

Namun, saat mencoba berbalik arah untuk menghindari kejaran, pengemudi Fortuner terjebak macet di Puri Beta. Alhasil mobil tersebut menjadi sasaran amukan massa.

Ada juga narasi nan menyebut bahwa pelaku tersebut adalah maling mobil di area Komplek DKI Joglo, Jakarta Barat. Pelaku disebut kabur dan melarikan diri hingga dikejar-kejar massa.

Penjelasan Polisi

Dikonfirmasi, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, meluruskan info keliru nan beredar di media sosial. Kombes Jauhari mengatakan pengemudi Fortuner tersebut bukan pelaku tabrak lari maupun maling mobil, melainkan pelaku narkoba.

"Bahwa telah terjadi penangkapan diduga pelaku narkoba nan pada saat dilakukan penggerebekan, salah satu diduga tersangka melarikan diri ke wilayah Ciledug (Puri Beta 2)," kata Jauhari dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).

Pada saat melintas di Puri Beta, salah satu penduduk meneriaki 'maling' ke mobil tersebut. Warga lainnya kemudian mengejar dan mengeroyok pelaku.

"Pada saat sampai di Puri Beta 2 ada salah satu penduduk meneriaki maling nan kemudian pelaku dikeroyok massa hingga babak belur. Terjadi sekira pukul 20.54 WIB, pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2026. Namun mobil tersebut tidak mau berakhir alias berupaya kabur, demikian penduduk berupaya mengejar dan mengepung diduga pelaku narkoba," jelasnya.

Jauhari mengatakan pelaku tersebut mencoba kabur saat hendak ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat. Adapun letak awal penangkapan adalah di kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

'Awal mula kejadian personil Sat Narkoba Polres Jakarta Selatan ketua Ipda Erwin Manatar Sirait melakukan penangkapan narkoba 4 orang Pelaku narkoba TKP di Jalan Al Mubarok II Blok T 2 RT 02/08 Kelurahan Joglo, Kembangan Jakarta Barat," ungkapnya.

Saat disergap, salah satu pelaku nan berada di mobil Fortuner bernopol B-2432-VBE melarikan diri. Anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan berjumlah 5 orang kemudian mengejar pelaku.

"Anggota Polres Jaksel kemudian melakukan pengejaran dari TKP penangkapan (Joglo) sampai pelaku berakhir dikarenakan menabrak trotoar di Jalan Puribeta 2 nan sebelumnya juga menabrak beberapa pengendara motor lainnya," ungkapnya.

Massa nan mengetahui perihal tersebut memecahkan kaca mobil dan memukuli pelaku. Petugas Polsek Ciledug berbareng dengan petugas ambulans kemudian membawa diduga pelaku ke RS Sari Asih untuk dilakukan pengobatan medis.

(mea/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News