Hasnugara
, Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2026 |11:30 WIB

Bandara Soetta perketat pengawasan penumpang antisipasi Hantavirus (Foto: Hasnugara/Okezone)
TANGERANG - Balai Besar Karantina Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) memperketat pengawasan terhadap penumpang pesawat nan baru tiba dari luar negeri, terutama dari empat negara nan telah terjangkit Hantavirus, ialah Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama.
Pengawasan diperketat menyusul adanya surat info dari Kementerian Kesehatan mengenai penyebaran Hantavirus nan disebut sudah masuk ke Indonesia. Petugas melakukan pemantauan terhadap penumpang nan tiba dari negara terpapar dengan menggunakan perangkat thermal scanner nan dipasang di area terminal kehadiran internasional.
Thermal scanner tersebut digunakan untuk mendeteksi penumpang dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius nan menjadi salah satu indikasi Hantavirus. Pengawasan dilakukan selama 24 jam oleh petugas Balai Besar Karantina Kesehatan Bandara Soetta.
Selain itu, pihak karantina kesehatan juga telah menyiapkan jalur unik untuk pemindahan penumpang nan mempunyai tanda dan indikasi Hantavirus. Penumpang nan terindikasi bakal menjalani pemeriksaan dan asesmen di poliklinik Balai Besar Karantina Kesehatan.
Kepala BBKK Bandara Soetta, Naning Nugrahini mengatakan, terdapat empat negara nan menjadi perhatian unik dalam pengawasan penumpang lantaran telah menjadi negara endemi Hantavirus.
“Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara nan sudah menemukan alias teridentifikasi ada virus Hanta. Sampai dengan hari ini nan kami mendapat pengarahan dari instansi pusat itu adalah negara-negara Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama,” ujar Naning.
Naning menjelaskan, andaikan ditemukan penumpang dengan tanda dan indikasi Hantavirus, maka petugas bakal membawa nan berkepentingan ke poliklinik untuk dilakukan asesmen oleh dokter.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·