5 Tips Berkendara Aman saat Macet, Harus Jaga Emosi

Sedang Trending 55 menit yang lalu

5 Tips Berkendara Aman saat Macet, Harus Jaga Emosi

Macet5 Tips Berkendara Aman saat Macet, Harus Jaga Emosi (Dok Wahana Honda)

JAKARTA - Kemacetan lampau lintas telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat perkotaan. Kondisi macet ini membikin pengendara kudu ekstra waspada agar tetap hati-hati. Saat terjebak dalam kemacetan, ada 5 tips berkendara agar pengendara motor bisa tetap aman. 

Aktivitas nan tinggi, mobilitas nan terus meningkat, hingga padatnya volume kendaraan pada jam sibuk membikin pengendara kudu menghadapi kondisi lampau lintas nan melangkah lambat nyaris setiap hari. Di kembali antrean kendaraan tersebut, tersimpan akibat nan kerap luput disadari. Menurunnya konsentrasi, munculnya rasa jenuh, hingga emosi nan tidak terkendali.

Terkait perihal ini, Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), membujuk masyarakat untuk tetap mengedepankan keselamatan cari aman. Kemacetan bukan menjadi argumen untuk mengabaikan keselamatan, melainkan momentum bagi setiap pengendara untuk semakin disiplin, sabar, dan peduli terhadap sesama pengguna jalan.

“Banyak orang menganggap kemacetan hanya menghabiskan waktu. Padahal, kondisi lampau lintas nan padat justru memerlukan tingkat kesabaran dan kewaspadaan nan lebih tinggi," ujar Head of Safety Riding PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Tips berkendara motor saat macet (Wahana Honda) Tips berkendara motor saat macet (Wahana Honda)

"Melalui cari aman, kami mau mengingatkan bahwa keselamatan tidak ditentukan oleh sigap alias lambatnya kendaraan melaju, tetapi oleh setiap keputusan nan diambil pengendara selama berada di jalan,” tuturnya. 

Berikut 5 tips sederhana berkendaraa saat menghadapi kemacetan: 

1. Jaga Jarak Aman

Saat kondisi macet, pengendara disarankan tetap menyisakan ruang pengereman dengan kendaraan di depan. Jarak kondusif memberikan waktu untuk bereaksi ketika kendaraan berakhir secara mendadak sehingga akibat tabrakan dapat diminimalkan.

2. Tetap Fokus 

Meski kendaraan bergerak perlahan, pengendara kudu tetap konsentrasi terhadap kondisi sekitar. Perhatikan pergerakan kendaraan lain, pejalan kaki, maupun potensi halangan nan muncul secara tiba-tiba. Konsentrasi nan terjaga bakal membantu pengendara mengambil keputusan dengan tepat.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com