Jakarta, CNN Indonesia --
Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lampau lintas di sekitar Gedung DPR/MPR guna mengantisipasi kemacetan imbas aksi 27 Agustus pada Kamis (27/8) hari ini.
Kendati demikian, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah mengatakan rekayasa lampau lintas tersebut berkarakter situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan.
"Kami menginformasikan bahwa tidak ada penutupan jalan di sekitar lokasi. Rekayasa maupun pengalihan arus lampau lintas hanya bakal diberlakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan," kata Firman kepada wartawan, Kamis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan Firman, personel Ditlantas Polda Metro Jaya bakal diterjunkan dan disiapkan di titik-titik strategis untuk memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi pengguna jalan.
Firman pun turut mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan rute pengganti guna menghindari potensi kemacetan di sekitar Gedung DPR/MPR.
"Diimbau untuk memanfaatkan rute alternatif, mengatur waktu perjalanan sebaik mungkin, serta tetap utamakan keselamatan berkendara. Selalu ikuti petunjuk dan pengarahan petugas di lapangan demi keamanan serta kelancaran bersama," ucap dia.
Sejumlah golongan masyarakat direncanakan bakal menggelar demo tindakan 27 Agustus di depan Gedung DPR/MPR pada Kamis hari ini. Salah satu komponen nan terlibat ialah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Sejumlah tuntutan bakal disampaikan dalam tindakan tersebut, di antaranya mendesak DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-undang Perampasan Aset hingga penerapan balasan maksimal termasuk pidana meninggal bagi koruptor.
(dis/gil)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·