Airlangga Bawa Kabar dari Paris: Aksesi OECD Masuk Tahap Krusial

Sedang Trending 6 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan proses aksesi Indonesia sebagai personil Organisation for Economic Co-operation and Development alias OECD saat ini sudah memasuki tahap tinjauan teknis (technical review).

Tinjauan ini bakal dikaji oleh tim OECD dan negara-negara personil OECD. Pada tahap tersebut, OECD bakal melakukan rangkaian aktivitas pengumpulan info dan data, berupa pengedaran kuesioner, penyelenggaraan fact-finding mission, hingga penyusunan studi mengenai kondisi kebijakan dan izin nasional di Indonesia.

"Hasil dari aktivitas ini kemudian bakal menjadi materi obrolan di tingkat Komite OECD, nan bakal menghasilkan rekomendasi penyempurnaan kebijakan dan izin bagi Indonesia," papar Airlangga dalam pernyataan resmi, dikutip Rabu (3/6/2026).

Proses aksesi OECD melibatkan pemangku kepentingan nasional, baik dari unsur Pemerintah maupun Non-Pemerintah. Menko Airlangga selaku Ketua Pelaksana Tim Nasional Aksesi OECD mengoordinasikan lebih dari 60 pemangku kepentingan nan terdiri dari kementerian, lembaga, asosiasi bisnis, serikat pekerja, akademik, dan organisasi kemasyarakatan.

"Proses aksesi OECD melibatkan 25 Komite OECD dengan ruang lingkup kebijakan di sektor ekonomi, tata kelola, dan sosial, antara lain: investasi, perdagangan, kompetisi, kebijakan fiskal, pemerintahan, tata kelola pemerintahan, anti-korupsi, lingkungan hidup, ekonomi digital, kesehatan, pendidikan, hingga ketenagakerjaan," jelasnya.

Menurut Airlangga, Indonesia menjadi sorotan bumi lantaran menjadi negara Asia Tenggara pertama nan menempuh proses aksesi.

Dia mengatakan OECD apalagi mencatat bahwa antusiasme negara-negara personil terhadap kandidat Indonesia merupakan nan tertinggi nan pernah disaksikan oleh organisasi tersebut. Sebagian besar menawarkan kerja sama dan support teknis untuk kelancaran proses aksesi Indonesia.

Oleh lantaran itu, Airlangga menegaskan koordinasi sangat krusial untuk menjaga antusias dan ekspektasi negara personil agar berfaedah bagi kepentingan nasional.

"Kita kudu memanfaatkan momentum ini agar semakin banyak negara mendukung dan mempercepat keanggotaan Indonesia," tegas Menko Airlangga.

Sebagai Ketua Pelaksana Tim Nasional Aksesi OECD, Menko Airlangga bakal menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD 2026 di Paris, pada 3-4 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, menurut Airlangga, Indonesia bakal membawa misi hilirisasi sebagai kebijakan kunci untuk menciptakan nilai tambah, menyerap tenaga kerja berkualitas, dan memperkuat struktur ekonomi nasional. Airlangga juga dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam sesi nan membahas keseimbangan kebijakan industri untuk pasar terbuka dan kesejahteraan.

Untuk memastikan kelancaran proses teknis aksesi, Airlangga bakal melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan menteri dari lebih dari 8 negara sahabat, termasuk Australia, Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Finlandia, dan Thailand. Selain itu, Airlangga bakal berjumpa dengan pemimpin golongan upaya OECD, Business at OECD (BIAC) nan menjadi mitra terdekat asosiasi pelaku upaya Indonesia.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News