AHY Lapor Progres Megaproyek ke Prabowo, dari Tanggul Laut hingga Jaringan Kereta Api

Sedang Trending 52 menit yang lalu

AHY Lapor Progres Megaproyek ke Prabowo, dari Tanggul Laut hingga Jaringan Kereta Api

Menko AHY (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melaporkan progres megaproyek ke Presiden Prabowo Subianto saat pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Diantaranya mengenai Giant Sea Wall alias Tanggul Laut di Pantai Utara (Pantura) Jawa hingga jaringan Kereta Api nasional.

"Kami tadi melaporkan konsep pengembangan sekaligus perlindungan Pantai Utara Jawa. nan kita tahu bahwa kondisinya hari ini menghadapi tantangan, baik dari land subsidence, penurunan permukaan tanah, maupun banjir rob akibat naiknya permukaan air laut," kata AHY kepada awak media.

AHY mengatakan bahwa proyek ini bermaksud untuk enyelamatkan belasan apalagi puluhan juta masyarakat di Pantura, sekaligus juga ekonominya. Mengingat, banyak sentra industri dan area ekonomi unik nan ada di Pantura.

Kedua, AHY mengungkapkan dirinya juga melaporkan mengenai dengan progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di Sumatra ialah Aceh, Sumut (Sumatera Utara), dan Sumbar (Sumatera Barat). 

"Secara umum, baik dari aspek pembangunan kembali alias revitalisasi dan perbaikan prasarana dasar; baik jalan, jembatan, kemudian sanitasi, termasuk juga perumahan, irigasi, dan beragam akomodasi umum, termasuk untuk kesehatan, pendidikan, dan rumah-rumah ibadah, secara umum bisa diikuti progres nan baik, walaupun ada sejumlah rumor nan juga tetap menjadi tantangan di lapangan," ujarnya.

Ketiga, AHY mengatakan bahwa dalam rapat juga membahas mengenai visi besar Presiden Prabowo mengenai pengembangan jaringan kereta api secara nasional. "Terutama untuk Trans-Sumatra, Trans-Kalimantan, dan juga sebagian di Sulawesi." 

"Ini sebagai corak dari upaya memeratakan pembangunan di seluruh wilayah, lantaran kereta bukan hanya untuk masyarakat tapi juga untuk angkut logistik alias komoditas di sejumlah daerah," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com