Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia membatalkan sejumlah agenda penerbangan dari dan menuju Jepang pada 2-3 Juni 2026, menyusul perkembangan kondisi cuaca nan dipengaruhi Taifun Jangmi.
Head of Corporate Communications Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, mengatakan penyesuaian dilakukan sebagai corak antisipasi keselamatan penerbangan.
“Garuda Indonesia melakukan penyesuaian sejumlah agenda penerbangan dari dan menuju Jepang pada 2–3 Juni 2026 sejalan dengan perkembangan kondisi cuaca nan dipengaruhi siklon tropis Jangmi,” ujar Dicky dalam keterangannya, Selasa (2/6).
Ia menyebut penyesuaian tersebut berakibat pada sejumlah rute penerbangan.
“Penyesuaian tersebut dilakukan menyusul pemberitahuan operasional dari otoritas setempat dan berakibat pada penerbangan GA874 Jakarta–Haneda, GA875 Haneda–Jakarta, GA880 Denpasar–Narita, dan GA881 Narita–Denpasar,” katanya.
Dicky menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan info dari otoritas mengenai secara berkala.
“Garuda Indonesia terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan info operasional dari otoritas mengenai secara berkala,” ujarnya.
Ia menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap penerbangan.
“Dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama,” lanjutnya.
Untuk penumpang terdampak, Garuda menyiapkan sejumlah langkah penanganan termasuk elastisitas perubahan agenda perjalanan.
“Untuk mendukung kelancaran perjalanan pelanggan, Garuda Indonesia juga menyiapkan langkah penanganan nan diperlukan, termasuk elastisitas penyesuaian perjalanan bagi penumpang terdampak sesuai ketentuan nan berlaku,” katanya.
Penumpang diimbau untuk melakukan pengecekan ulang status penerbangan melalui kanal resmi Garuda Indonesia sebelum menuju bandara.
“Penumpang diimbau untuk memastikan kembali status penerbangannya melalui Contact Center, website, dan kanal media sosial resmi Garuda Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyampaikan imbauan kepada WNI di Jepang mengenai Taifun Jangmi.
“Merujuk pada info nan telah dikeluarkan oleh Japan Meteorological Agency (JMA) dan telah disampaikan di beragam kanal buletin nasional Jepang, Tropical Storm Jangmi, dikenal juga sebagai taifū No. 6, bakal terjadi dalam beberapa waktu ke depan,” demikian imbauan KBRI Tokyo, Selasa (2/6).
Dalam imbauan tersebut, KBRI Tokyo juga meminta WNI meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi akibat cuaca ekstrem.
“JMA memperkirakan bakal terjadi angin kencang, hujan deras, ombak tinggi, longsor, serta banjir di wilayah dataran rendah, serta naiknya debit air sungai di beberapa daerah,” lanjutnya.
Taifun Jangmi sendiri diperkirakan berakibat pada sejumlah wilayah Jepang, termasuk Okinawa, Kyushu, Shikoku, hingga Kanto-Koshin, dengan potensi hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi pada 2-3 Juni 2026.
17 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·