Ada Saran dari Susi, Pemprov DKI Kaji Metode Terbaik Atasi Ikan Sapu-sapu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan bakal mengkaji usulan dari mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengenai langkah mengatasi ikan sapu-sapu di Jakarta. Dia mengatakan pihaknya saat ini berkoordinasi dengan beragam pihak untuk merumuskan penanganan nan lebih efektif dan sesuai aturan.

"Kami dari Pemprov DKI Jakarta sedang berkoordinasi dengan akademisi, lembaga penelitian, praktisi maupun pemerintah pusat untuk memformulasikan metode nan paling efektif dan efisien dalam perihal pemusnahan hasil tangkapan ikan sapu-sapu tersebut, agar tidak menyalahi norma kepercayaan sekaligus sesuai dengan kesejahteraan hewan (animal welfare)," kata Hasudungan kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengakui praktik penguburan ikan sapu-sapu dalam jumlah besar selama ini susah dihindari. Meskipun, kata dia, sebagian ikan telah dimatikan terlebih dulu sebelum dikubur.

"Kejadian penguburan ikan sapu-sapu dalam jumlah besar memang susah untuk dihindari walaupun sebagian dimatikan dulu sebelum dikubur," ujarnya.

Hasudungan mengatakan saat ini penanganan ikan sapu-sapu tetap dilakukan di sejumlah lokasi. Dia menyebut letak dengan populasi ikan sapu-sapu cukup banyak berada di Setu Babakan.

"Sementara di Setu Babakan (populasi ikan sapu-sapu terbanyak)," tuturnya.

Sebelumnya, Susi turut memberikan usul kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam memusnahkan ikan sapu-sapu nan tertangkap usai metode penguburan disorot oleh MUI. Susi mengusulkan ikan sapu-sapu nan tertangkap dijadikan pakan ikan alias ternak hingga pupuk.

"Dibuat pakan ikan alias pakan ternak saja, digiling dijadikan pelet ikan," kata Susi saat dihubungi, Senin (20/4/2026).

Selain itu, Susi menyebut hasil tangkapan ikan sapu-sapu bisa dijadikan pupuk. Caranya, kata dia, ikan sapu-sapu dipotong lampau dikubur di lahan pertanian.

"Atau pupuk tanaman bisa juga, pupuk tanaman bisa kirim ke perkebunan, dicincang-dikubur di lahan pertanian," ucap dia.

(amw/lir)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News