Acha Septriasa Ungkap Alasannya Tertarik Main di Film Munafik

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Arya Saloka dan Acha Septriasa bintangi movie Munafik: Melawan Iblis. Foto: Dok. Istimewa

Aktris Acha Septriasa mengungkap argumen di kembali keputusannya berasosiasi dalam film Munafik jenis Indonesia. Ia mengaku langsung penasaran ketika mendapat tawaran untuk bermain dalam movie hasil kerja sama Unlimited Production dengan Skop Productions Malaysia.

Saat tawaran datang, Acha mengaku dirinya tengah disibukkan dengan promosi dan proses syuting movie lain. Ia juga tetap kudu bolak-balik Indonesia-Australia lantaran keluarganya berada di sana.

Meski begitu, nama besar movie Munafik langsung menarik perhatiannya. Acha sudah mengetahui euforia movie tersebut sejak masa kuliahnya di Malaysia.

“Pas ditawarin ke saya tuh saya sangat-sangat penasaran sama skripnya,” ujar Acha Septriasa.

Acha mengetahui Munafik sebagai salah satu movie seram Malaysia nan sukses besar di Malaysia. Film tersebut diproduksi Skop Production dan disutradarai oleh Syamsul Yusof.

Ia pun mengaku pernah menyaksikan movie tersebut ketika menempuh pendidikan di Malaysia. Saat itu, Acha mengambil bidang movie dan komunikasi sehingga banyak diperkenalkan dengan karya-karya sinema Malaysia, termasuk Munafik.

“Aku jujur aja pernah nonton filmnya sebenarnya dulu. Aku kan kuliahnya bidang film on communication, jadi saya disuruh nonton movie Malaysia nan legendaris banyak lah,” ucap Acha.

“Nah, salah satunya movie Munafik ini. Tapi ini nan jenis horornya,” sambungnya.

Ketertarikan Acha semakin besar setelah membaca naskah jenis Indonesia. Ia memandang adanya perubahan latar budaya nan membikin cerita tersebut mempunyai pendekatan berbeda.

“Ternyata skripnya itu background-nya diubah menjadi culture nan berbeda ala Indonesia,” beber dia.

Arya Saloka dan Acha Septriasa bintangi movie Munafik: Melawan Iblis. Foto: Dok. Istimewa

Acha pun merasa tertantang menghadirkan jenis Indonesia dari karakter nan sebelumnya telah dikenal dalam movie Munafik. Beberapa segmen nan lebih intens, termasuk unsur kesurupan, menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Itu membikin saya tertantang untuk bisa menghadirkan jenis Indonesianya dalam karakter Munafik Indonesia ini,” ungkap Acha.

Acha memang sempat membintangi movie Qodrat 2 nan juga mempunyai unsur karakter kesurupan. Pengalaman tersebut membuatnya mau mengeksplorasi keahlian aktingnya lebih jauh di Munafik.

“Karena kemarin tuh sudah bisa dicoba dengan karakter nan seperti itu, saya pengin ada kemauan untuk, seandainya karakter nan kemarin di movie sebelumnya saya main ini bisa saya eksplor lagi di dalam karakter movie Munafik nan jenis Indonesia ini,” kata Acha.

Menurutnya, movie Munafik menjadi kesempatan untuk menggali karakter dengan segmen nan lebih menantang dan eksploratif.

“Itu sebetulnya ada kesempatan untuk melakukan segmen nan lebih eksploratif lagi,” pungkasnya.

Munafik merupakan remake alias penyesuaian resmi Indonesia dari movie seram religi legendaris asal Malaysia, Munafik (2016), nan ditulis dan disutradarai oleh Syamsul Yusof.

Sederet nama besar turut membintangi movie ini. Nama besar itu antara lain Arya Saloka, Acha Septriasa, Dimas Aditya, Donny Damara, Nova Eliza, Faqih Alaydrus, Widi Dwinanda, Annisa Hertami, Izabel Jahja, dan Oce Permatasari.

Film karya sutradara Guntur Soeharjanto berjudul "Munafik: Melawan Iblis” ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 3 September 2026.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan