7 Tips Lintasi Rel Kereta dengan Aman agar Tak Mati Mesin

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

7 Tips Lintasi Rel Kereta dengan Aman agar Tak Mati Mesin

7 Tips Lintasi Rel Kereta dengan Aman agar Tak Mati Mesin (Ilustrasi/Okezone/Aldhi Chandra)

JAKARTA - Kecelakaan maut terjadi di Stasiun Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam. KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL. Sebelum peristiwa itu terjadi, KRL menemper taksi listrik nan mengalami hambatan saat melewati pelintasan. 

Berkaca dari kecelakaan itu, pengemudi diimbau untuk waspada saat melewati pelintasan rel kereta. Jangan sampai mengalami meninggal mesin saat melintasi rel. 

Karena itu, ada perihal nan perlu diperhatikan pengemudi saat melintasi rel kereta. Berikut 7 tips saat melintasi rel kereta, sebagaimana melansir laman Astra Daihatsu, Selasa (28/4/2026): 

1. Jaga Jarak Aman

Menjaga jarak kondusif di rel kereta api adalah prinsip krusial dalam menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah kecelakaan serius.

Di perlintasan kereta api, selalu ikuti tanda-tanda dan sinyal nan ada. Berhenti di belakang garis perlintasan saat lampu merah berkedip alias palang pintu mulai menutup. Ini adalah jarak nan kondusif nan ditetapkan oleh patokan lampau lintas.

2. Kurangi Kecepatan

Tidak perlu terburu-buru saat bakal melewati perlintasan kereta. Segera mengurangi kecepatan untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Pastikan untuk memandang ke arah kanan dan kiri terlebih dulu untuk memastikan tidak ada kereta nan bakal melintas. Terlepas dari argumen apapun, krusial untuk memprioritaskan kereta api saat sinyal telah bersuara dan palang pintu kereta api mulai ditutup. Pengendara kudu berakhir di belakang palang pintu kereta pada saat tersebut.

3. Kecilkan Volume Musik

Diperlukan kewaspadaan ekstra saat melewati perlintasan kereta api lantaran karakter jalannya berbeda dari jalan biasa. Jalur perlintasan kereta ini sering kali mempunyai kemiringan dan licin saat mendekati rel kereta, nan disebabkan perbedaan ketinggian.

Selain itu, seringkali terdapat kerikil nan terlepas di permukaan jalan, nan dapat meningkatkan tingkat ketidakamanan dan ketidakstabilan. 

4. Turunkan Posisi Gigi untuk Mobil Manual

Bagi pengemudi mobil manual, disarankan menggeser transmisi ke posisi gigi pertama saat melewati jalur kereta api. Hal ini untuk menghindari matinya mesin mobil ketika berada di atas rel kereta, lantaran mesin bakal berputar dengan lebih stabil dalam posisi gigi pertama.

Untuk mobil otomatis, pengemudi perlu melepaskan pedal gas dan membiarkan mobil bergerak perlahan. Kecepatan mobil dapat dijaga dengan menginjak pedal rem jika diperlukan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com