
Suasana laga PSG vs Bayern Munich di semifinal Liga Champions 2025-2026. (Foto: UEFA)
PARIS – Ada 5 kebenaran gila nan terjadi saat hujan gol di laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Bayern Munich pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026, Rabu (29/4/2026) awal hari WIB. Skor akhir 5-4 untuk kemenangan PSG telah menempatkan duel ini ke dalam kitab sejarah sebagai salah satu pertandingan paling ikonik di kejuaraan elite Eropa.
Pertandingan Liga Champions secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Pertarungan hidup-mati ini bakal bersambung pada leg kedua di markas Bayern Munich pada Kamis, 7 Mei 2026 mendatang. Dengan modal skor 5-4, drama dipastikan tetap jauh dari kata usai.
Sebelum berbincang lebih lanjut mengenai persiapan leg kedua di Allianz Arena, ada baiknya kita membahas fakta-fakta menarik nan terjadi saat PSG menghajar Bayern 5-4.
Berikut 5 Fakta Gila di Balik Hujan Gol PSG vs Bayern Munich di Liga Champions 2025-2026:
1. Luis Enrique Melampaui Rekor Josep Guardiola
Malam di markas PSG menjadi tonggak sejarah pribadi nan luar biasa bagi Luis Enrique. Ia resmi mencatatkan kemenangan ke-50 di arena Liga Champions.
Istimewanya, Enrique mencapai nomor tersebut hanya dalam 77 pertandingan, menjadikannya pembimbing tercepat nan meraih 50 kemenangan dalam sejarah kompetisi. Enrique sukses mematahkan rekor sebelumnya nan dipegang oleh Josep Guardiola (80 pertandingan).
Luis Enrique. (Foto: UEFA)
2. Menyamai Rekor Gol Terbanyak Sepanjang Masa
Sembilan gol nan tercipta dalam satu malam menyamai rekor gol terbanyak dalam satu laga semifinal sepanjang sejarah European Cup/Liga Champions. Rekor ini sebelumnya memperkuat selama 66 tahun, sejak laga Eintracht Frankfurt menghancurkan Rangers 6-3 pada musim 1959-1960.
Intensitas tanpa henti di Paris membuktikan bahwa antusiasme menyerang bisa meruntuhkan kaku dan dinginnya strategi sepak bola modern.
3. Sejarah Baru Dua Tim dengan 40+ Gol
Ketajaman lini serang kedua tim musim ini betul-betul berada di level nan berbeda. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Liga Champions, terdapat dua tim nan bisa mencetak lebih dari 40 gol dalam satu kampanye musim nan sama.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·