Wamenperin Buka GIIAS Surabaya 2026: Optimistis Penjualan Mobil Lampaui 850 Ribu Unit

Sedang Trending 2 hari yang lalu

 Optimistis Penjualan Mobil Lampaui 850 Ribu Unit

Wamenperin Buka GIIAS Surabaya 2026: Optimistis Penjualan Mobil Lampaui 850 Ribu Unit (Dok)

JAKARTA - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza, meyakini penjualan mobil di Indonesia pada 2026 tembus di atas 850 ribu unit. Hal itu diungkapkannya saat membuka pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026. 

GIIAS Surabaya 2026 digelar di Grand City Convex pada 26-30 Agustus. 

1. Optimistis Penjualan Mobil Lampaui 850 Ribu Unit

Wamenperin Faisol Riza mengapresiasi penyelenggaraan GIIAS Surabaya. Ia pun menyampaikan optimismenya terhadap pertumbuhan positif keahlian industri otomotif nasional sepanjang 2026. Hal ini mulai dari peningkatan penjualan wholesale dan retail, lonjakan ekspor, hingga pesatnya pertumbuhan pasar kendaraan ramah lingkungan (elektrifikasi).  

"Bagi pemerintah, GIIAS bukan sekadar pameran alias tempat transaksi, melainkan barometer kesehatan industri nasional serta ruang bertemunya penemuan dan pergerakan ekonomi daerah. Kami optimis sasaran penjualan domestik dapat melampaui 850.000 unit tahun ini," tuturnya, Rabu (26/8/2026). 

Pembukaan GIIAS Surabaya 2026 (Dok) Pembukaan GIIAS Surabaya 2026 (Dok)

Ia mengatakan, pemerintah tentu bakal terus menjadi mitra strategis nan selalu mendengar, membantu, mencarikan solusi atas tantangan nan ada, dan bersama-sama membangun keekonomian nasional. 
"Semoga GIIAS Surabaya 2026 memberikan faedah dan dorongan positif bagi kemajuan industri otomotif serta ekonomi Jawa Timur," ujar Faisol.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya nan dibacakan Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, menyampaikan selamat dan support penuh atas penyelenggaraan pameran otomotif ini. 

"Kami berambisi melalui aktivitas GIIAS Surabaya 2026 ini Jawa Timur dapat terus berinovasi dan mengembangkan ide-ide untuk mempromosikan nilai tambah produk serta daya saing dalam industri otomotif, sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang baru perekonomian," ungkap Iwan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com