Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut revisi Undang-Undang Cipta Kerja kudu dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), perlindungan, dan kesejahteraan buruh.
Dia bilang revisi UU Cipta Kerja saat ini tengah didorong oleh pekerja berbareng pemerintah, DPR, dan pengusaha. Menurutnya, revisi tersebut diharapkan dapat mengakomodasi hal-hal nan diperjuangkan para buruh.
"Tentunya salah satu nan paling krusial saat ini adalah gimana teman-teman pekerja berbareng pemerintah, DPR, dan pengusaha saat ini sedang mendorong revisi Undang-Undang Ciptaker nan diharapkan ini betul-betul bisa menjawab apa nan menjadi harapan, apa nan mau kita masukkan di dalamnya untuk gimana meningkatkan kualitas SDM buruh, meningkatkan perlindungan terhadap buruh, dan tentunya gimana meningkatkan kualitas kesejahteraan buruh," kata Listyo saat menutup Rakernas KSBSI di Ballroom Puri Agung, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Jumat (28/8).
Dia menambahkan revisi UU Cipta Kerja tersebut diharapkan dapat menjawab sembilan rumor krusial nan selama ini diperjuangkan buruh. Mulai dari soal pengaturan bayaran minimum hingga agunan sosial.
Dia menyebut, proses perjuangan tersebut perlu terus dijaga dan dikawal oleh para pekerja nan telah berjalan cukup panjang.
"Dan ini menjadi sangat krusial untuk terus teman-teman jaga dan teman-teman kawal sehingga apa nan menjadi perjuangan nan cukup panjang selama ini, beberapa kali saya sampaikan gimana rekan-rekan berjuang mulai dari pada saat ada putusan Omnibus beberapa waktu nan lampau sampai dengan saat ini," kata Listyo.
Dia juga menyoroti komunikasi antara pekerja dan pengusaha nan saat ini terus dilakukan. Ia menyebut keduanya telah duduk berbareng untuk menyusun rencana ke depan.
"Saya sampaikan baru pertama kalinya kita lihat pengusaha dan teman-teman pekerja bisa duduk berbareng untuk menyusun suatu rencana, rencana ke depan untuk bisa maju bersama-sama," ungkapnya.
Kondisi tersebut diharapkan dapat membawa angan bagi pekerja sekaligus mendukung hilirisasi dan daya saing Indonesia.
"Dan ini tentunya adalah nuansa nan kita harapkan menjadi nuansa nan membawa angan bagi kita semua, bagi buruh, bagi hilirisasi, dan bagi keahlian Indonesia untuk betul-betul siap maju mempunyai daya saing dengan negara-negara lain," tutup Listyo.
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·