Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Wali Kota Arcadia, sebuah area elit di pinggiran Los Angeles, Amerika Serika (AS), secara mengejutkan mengakui perbuatannya sebagai pemasok terlarangan pemerintah China. Eileen Wang, pejabat publik berumur 58 tahun tersebut, telah sepakat untuk mengaku bersalah atas satu tuduhan bertindak sebagai pemasok asing tanpa izin resmi dari otoritas Amerika Serikat.
Mengutip Al Jazeera pada Selasa, (12/05/2026), Departemen Kehakiman AS mengungkapkan bahwa Wang menjalankan aktivitas gelapnya tersebut sejak akhir tahun 2020 hingga 2022. Selama periode tersebut, dia diketahui mempromosikan beragam propaganda pro-Beijing atas perintah para pejabat pemerintah China tanpa melaporkan statusnya kepada pemerintah Amerika Serikat.
Wang secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wali Kota Arcadia pada hari Senin. Dalam pengakuannya, dia mengoperasikan sebuah situs web berjulukan US News Center nan diklaim sebagai portal buletin bagi penduduk Amerika keturunan China, namun nyatanya digunakan untuk menyebarkan narasi nan mendukung Republik Rakyat China (RRC).
Aktivitas Wang juga mencakup publikasi ulang esai resmi pemerintah China nan berisi sanggahan terhadap tuduhan genosida terhadap etnis minoritas Uighur di wilayah Xinjiang. Dalam menjalankan aksinya, Wang bekerja sama dengan seorang laki-laki asal California berjulukan Yaoning Sun, nan telah lebih dulu dijatuhi balasan empat tahun penjara pada Oktober 2025 atas tuduhan serupa.
Merespons kasus ini, pengacara Wang, Brian A Sun dan Jason Liang, menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan nan dilakukan kliennya dalam kehidupan pribadinya. Mereka menekankan bahwa aktivitas tersebut tidak berangkaian dengan tugas Wang sebagai pejabat publik, melainkan murni urusan pribadi nan dilakukan berbareng orang nan saat itu dia yakini sebagai tunangannya.
"Penting untuk dicatat bahwa perilaku nan mendasari kesepakatan dengan pemerintah ini semata-mata berangkaian dengan kehidupan pribadi Ibu Wang-yaitu platform media nan pernah dia operasikan berbareng seseorang nan dia yakini sebagai tunangannya-dan bukan perilaku sebagai pejabat publik terpilih," tutur Sun dan Liang.
Kedua pengacara tersebut menambahkan bahwa rasa cinta dan pengabdian Wang terhadap organisasi Arcadia tidak pernah berubah. Mereka juga meminta pengertian serta support berkepanjangan dari masyarakat setempat atas situasi nan menimpa mantan wali kota tersebut.
Namun, Asisten Jaksa Agung AS untuk Keamanan Nasional, John A Eisenberg, menyatakan keprihatinan mendalam atas temuan ini. Menurutnya, sangat mengkhawatirkan ketika seseorang nan memegang kepercayaan publik rupanya pernah menerima dan menjalankan petunjuk dari pejabat asing secara rahasia.
"Sangat memprihatinkan bahwa seseorang nan sebelumnya menerima dan melaksanakan petunjuk dari pejabat pemerintah RRC sekarang berada dalam posisi kepercayaan publik, terutama lantaran hubungan dengan pemerintah asing tersebut tidak pernah diungkapkan," ujar Eisenberg.
Eileen Wang sekarang menghadapi balasan maksimal 10 tahun penjara akibat perbuatannya tersebut. Kasus ini mencuat tepat saat Presiden AS Donald Trump dijadwalkan berjumpa dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada hari Rabu besok untuk membahas isu-isu krusial mulai dari perang Iran, perdagangan, hingga status Taiwan.
(tps/tps)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·