Viral Pria Mabuk Ngamuk Acak-acak Gerobak PKL di Kalibata, Ini Faktanya

Sedang Trending 50 menit yang lalu
Jakarta -

Video laki-laki terlihat mengamuk dengan merusak peralatan pedagang di Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel), viral di media sosial (medsos). Pria itu disebut mabuk lampau merusak gerobak pedagang kaki lima (PKL).

Dalam video nan beredar, terlihat gerobak PKL tersebut sudah terguling dan barang-barang acak-acakan tak karuan. Pria berkaus hitam dan celana jeans itu terlihat mengacak-acak dan membanting peralatan dagangan PKL.

Pria itu juga teriak-teriak terduduk di trotoar sembari melontarkan barang-barang nan ada di sekitarnya. Warga sekitar tampak menyaksikan dari kejauhan.

Para pengguna jalan juga menahan diri melintas dekat laki-laki tersebut. Perekam video juga heran lantaran laki-laki itu marah-marah dengan argumen nan tak jelas.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (7/5) di depan sekolah nan berlokasi di Jalan Kalibata Timur I RT 10 RW 8, Kalibata, Kecamatan Pancoran. Dia menepis berita bahwa laki-laki tersebut mabuk.

"Jadi bukan laki-laki mabuk. Keterangan saksi, diduga dia kesurupan gitu. Spontan ngamuk merusak gerobak pedagang," kata Kompol Mansur saat dihubungi detikcom, Selasa (12/5/2026).

Peristiwa itu membikin penduduk sekitar kaget. Mansur juga menyanggah berita bahwa laki-laki tersebut mengalami kecelakaan sebelum mengamuk merusak gerobak pedagang.

"Ya emang orang pada kaget, kok itu orang nggak ada apa-apa, tiba-tiba marah-marah, gerobak dijungkirin. Nggak, nggak ada kecelakaan. Jadi dia lagi nunggu anak pulang sekolah. Tiba-tiba marah dan jungkirin gerobak," jelasnya.

Dia mengatakan tak ada pihak lain nan terluka akibat peristiwa tersebut. Dia mengatakan laki-laki itu telah diserahkan ke keluarganya.

"Nggak ada nan terluka. Ya mungkin nan berkepentingan aja lantaran dia narik-narik peralatan itu. Ya dikembalikan ke keluarga, sudah tak ada masalah. Sudah selesai kekeluargaan, pemilik gerobak juga sudah sepakat," ungkapnya.

Persoalan tersebut diselesaikan lewat musyawarah. Pedagang pemilik gerobak juga telah bermufakat berbaikan dan bersedia menerima tukar rugi.

"Akhirnya diselesaikan semua oleh keluarganya. nan ada kerusakan diganti. Diselesaikan kekeluargaan. Polsek, Satpol PP, pemilik gerobak, dan pihak keluarga, semuanya menyaksikan pernyataan tanggung jawab untuk tukar rugi," ujar dia.

(jbr/fca)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News