Mei Sada Sirait
, Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |06:05 WIB

Balita ditinggal di tenda sendirian oleh orangtua demi summit Gunung Prau. (Foto: X/@aracisoyo)
VIRAL di media sosial video seorang bocah menangis sendirian di dalam tenda saat ditinggal orangtuanya melakukan summit di Gunung Prau, Jawa Tengah. Peristiwa itu terjadi pada Kamis 15 Oktober 2026.
Dalam video nan beredar di media sosial, bocah tersebut terlihat menangis ketika berada di tenda. Tangisannya kemudian didengar pendaki lain nan berada di sekitar lokasi.

1. Balita Menangis Ditinggal Orangtua di Tenda
Pendaki nan mendengar tangisan itu lantas menghampiri dan membantu bocah tersebut. Namun, orang nan menolongnya mengaku tidak lenyap pikir memandang anak mini ditinggalkan ketika orang tuanyamelakukan pendakian menuju puncak.
Video tersebut kemudian diunggah ke TikTok dan menyebar luas hingga menjadi perbincangan. Banyak warganet mempertanyakan argumen orangtua meninggalkan anaknya di tenda ketika melakukan summit.
2. Ayah Minta Maaf dan Ungkap Kronologi
Setelah video itu viral, pihak pengelola Gunung Prau melalui akun IG @prau_mountain membagikan info terbaru mengenai kejadian tersebut. Dalam keterangannya, orangtua bocah itu datang ke basecamp pada Sabtu 17 Oktober 2026 untuk meminta maaf dan memberikan klarifikasi.
Dalam video penjelasan nan dibagikan, sang ayah mengakui kelalaiannya dalam menjaga anak. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak nan merasa dirugikan alias prihatin atas kejadian tersebut.
“Saya selaku orang tua di video tersebut mau memohon maaf nan sebesar-besarnya atas kelalaian saya dalam menjaga anak saya,” ujar sang ayah.
Ayah balita itu juga menyebut kejadian itu menjadi pelajaran krusial agar dirinya lebih berhati-hati dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.
“Ini jadi pembelajaran buat saya untuk menjaga anak-anak saya dengan lebih baik lagi,” lanjutnya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·