
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Foto: Instagram/persija)
BANTEN – Kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang pada pekan kelima Super League 2026-2027 menutup tren positif Persija Jakarta. Kegagalan merebut kemenangan di Banten International Stadium (BIS), Serang, Banten itu disebut pembimbing Persija, Shin Tae-yong, akibat gangguan konsentrasi pemain dan kukuhnya lini pertahanan lawan.
Hasil itu menjadi putusnya rekor kemenangan Persija dalam empat laga terakhirnya. Sementara itu, Persita melanjutkan tren positif dengan belum terkalahkan dalam lima laga, ialah tiga kemenangan dan dua imbang.
1. Kerusuhan Suporter
Shin Tae-yong mengakui pertahanan Persita kukuh sehingga susah bagi timnya untuk leluasa dalam mencetak gol. Namun, kondisi stadion nan tidak kondusif juga memengaruhi performa Rizky Ridho dan kolega.
Dalam laga itu, beberapa kali terjadi kerusuhan suporter di tribun penonton. Kejadian itu juga sempat membikin babak kedua ditunda 30 menit.
Persita vs Persija (Andri Bagus)
"Menurut saya, salah satu penyebab kekalahan kami adalah ketidakmampuan menembus pertahanan lawan. Selain itu, ada beberapa situasi selama pertandingan nan membikin jalannya laga terganggu. Hal tersebut tentu kurang baik," kata Shin Tae-yong usai laga, dikutip Minggu (18/10/2026).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin bola lainnya
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·