Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan strategi pemerintah mendorong program transmigrasi sebagai strategi pemerataan penduduk, mengurangi kepadatan masyarakat serta membangun pusat pertumbuhan ekonomi RI.
Program transmigrasi RI sudah berjalan sejak era pemerintahan presiden Soekarno di tahun 1970-an nan terus berkembang hingga pemerintahan Presiden Soekarno. Namun program transmigrasi tetap menghadapi tantangan mengenai akomodasi dan prasarana pendukung hingga sumber ekonomi untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat transmigrasi dan pemerataan pembangunan.
Kementerian Transmigrasi dimasa pemerintahan Presiden Prabowo melakukan sejumlah transformasi program transmigrasi nasional lewat penataan lahan transmigran hingga mempunyai SHM guna menghindari bentrok lahan hingga membantu transmigran dalam pembukaan lahan usaha.
Di sisi lain, Kementrans terus mendorong optimasi lahan transmigrasi salah satunya di Kaltim hingga Kalsel dan Aceh dan Sulawesi nan lahan transmigrasi mempunyai kandungan migas dan Batu Bara sehingga bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
Salah satu sektor pertumbuhan ekonomi masyarakat Transmigrasi adalah Pariwisata seperti nan ada di Raja Ampat, Papua Barat hingga Manggarai Barat.
Selengkapnya simak perbincangan Maria Katarina dengan Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Senin, 22/06/2026)
Add
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·