UKRIDA resmi membuka Program Studi Magister Kecerdasan Buatan (MKB) pertama di LLDIKTI Wilayah III.(Dok. Ukrida)
Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) resmi membuka Program Studi Magister Kecerdasan Buatan (MKB), nan menjadi program magister AI pertama di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jabodetabek. Peresmian ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Kantor LLDIKTI Wilayah III, Jakarta, Selasa (11/8).
Kepala LLDIKTI Wilayah III, Henri Tambunan, menyatakan bahwa kehadiran program studi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan tinggi di bagian AI. Menurutnya, kebutuhan bakal sumber daya manusia nan kompeten di bagian kepintaran buatan terus meningkat pesat, sehingga penyelenggaraan program ini kudu memenuhi standar mutu pendidikan tinggi nan ketat.
Rektor Ukrida, Herman Parung, menyampaikan apresiasi atas support LLDIKTI selama proses perizinan. Ia menegaskan komitmen universitas untuk segera membuka penerimaan mahasiswa baru. "Dukungan LLDIKTI menjadi bagian krusial hingga MKB Ukrida memperoleh izin resmi," ujar Prof. Herman.
Kurikulum MKB Ukrida dirancang komprehensif mencakup Machine Learning, Deep Learning, Natural Language Processing, Computer Vision, Big Data, hingga teknologi AI generatif. Program ini juga mengusung konsep Creative-AI Mindset dan Responsible AI, guna memastikan lulusan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memahami aspek etika dan akibat sosial teknologi.
Program ini terbuka bagi ahli dari beragam latar belakang, termasuk tenaga kesehatan, insinyur, dan pelaku bisnis. Ukrida menyediakan support pembelajaran bagi mahasiswa non-IT agar bisa beralih bentuk menjadi AI Research Scientist, Data Scientist, hingga AI Technopreneur.
Dengan konsentrasi pengembangan pada sektor kesehatan dan bisnis, MKB Ukrida diharapkan bisa membangun ekosistem teknologi pandai nan menghubungkan pendidikan, penelitian, dan kebutuhan industri masa depan. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·