
Presiden Como 1907 tidak gentar jika kudu terkena hukuman dari UEFA mengenai FFP (Foto: Instagram/@msuwarso)
COMO 1907 tengah dibayang-bayangi hukuman dari UEFA gara-gara dinilai melanggar patokan Financial Fair Play (FFP). Presiden klub, Mirwan Suwarso, tidak takut dengan ancaman tersebut.
Como sudah menghabiskan lebih dari 342 juta Euro (setara Rp8,25 triliun) hanya untuk shopping pemain sejak 2024-2025. Hanya klub-klub papan atas Italia seperti Juventus, AC Milan, dan Napoli, nan sanggup menyamai kekuatan finansial tersebut.

Angka itu tetap belum termasuk anggaran penghasilan pemain serta pembaharuan Stadion Sinigaglia nan menelan biaya 5 juta Euro (setara Rp120,6 miliar). Proyek tersebut dikejar demi mencapai stadion standar UEFA.
1. Financial Fair Play
Ya, Como 1907 bakal tampil di kejuaraan Eropa tepatnya Liga Champions 2026-2027. I Lariani sukses finis di posisi empat pada klasemen akhir Liga Italia 2025-2026 secara dramatis.
Tentu saja, besarnya pengeluaran Como 1907 itu membikin mereka masuk dalam radar pengawasan UEFA. Sebab, mereka berpotensi melanggar patokan FFP.
Como 1907 terancam hukuman andaikan terbukti mencatatkan beban pengeluaran nan jauh melampaui periode pemisah pendapatan resmi klub. Mereka bisa saja terkena balasan dengan tingkatan paling parah adalah diskualifikasi dari kejuaraan antarklub Eropa.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·