Polisi belum menemukan indikasi adanya pihak lain dalam kasus mutilasi nan dilakukan Saepullah (26) terhadap Kunaefi (51) di Depok.
Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan, interogator telah memeriksa sejumlah percakapan dan grup WA nan ada di ponsel Saepullah.
“Sejauh ini dari grup grup WhatsApp, organisasi gay dan percakapan antara teman-teman dan kerabat tersangka di dalam handphone nya belum ada indikasi nan mengarah kepada rayuan untuk memutilasi korban dan belum tergambar ada sosok nan menyuruh alias mendalangi tindakan pembunuhan tersebut,” kata Dimitri, Rabu (12/8).
Meski begitu, interogator tetap mendalami kemungkinan adanya pihak lain nan terlibat. Ponsel Saepullah juga tengah diperiksa di laboratorium forensik.
“Namun dari interogator tetap mendalami perihal tersebut dan interogator sedang melakukan pengecekan terhadap handphone milik tersangka ke laboratorium forensik,” ujarnya.
Periksa Kerabat Saepullah nan Juga Terjangkit HIV
Polisi juga memeriksa sejumlah kerabat Saepullah nan diketahui juga terjangkit HIV.
Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan, para kerabat tersebut aktif mengikuti pengajian dan kajian nan menjadi perkumpulan orang dengan HIV.
“Kami memeriksa kerabat dekat Saefullah nan juga sama sama menderita HIV, dan di antara kerabat-kerabat Saefullah nan terjangkit dan sama-sama tertular HIV mereka saling aktif di aktivitas pengajian dan kajian perkumpulan orang-orang nan terjangkit HIV, kerabat-kerabat terdekat tersangka saling men-support dan membantu tersangka untuk rutin menjalani rehabilitasi manual (penyembuhan rawat jalan) dan konsumsi obat secara mandiri,” kata Dimitri.
Menurut dia, Saepullah juga rutin melakukan kontrol dan membeli obat di Puskesmas Pancoran Mas, Depok.
“Kemudian berasas Pengakuan tersangka, tersangka rutin kontrol dan membeli obat di Puskesmas Pancoran Mas Depok,” ujarnya.
Saepullah diketahui positif HIV sejak 2026. Dia sebelumnya baru mengetahui kondisi tersebut setelah mendonorkan darah dalam aktivitas donor darah di area GDC Depok pada Februari 2026.
Dalam kasus ini, Saepullah ditangkap polisi pada Rabu (5/8), sehari setelah penduduk menemukan karung berisi jasad Kunaefi tanpa kaki di area Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Depok.
Polisi sebelumnya menyebut Saepullah mengenal Kunaefi melalui aplikasi kencan gay dan mengincar sepeda motor milik korban.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·