Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini mengenai Gede Bagus Abimanyu siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali menceritakan kisah harunya kepada Presiden Prabowo Subianto. Bagus mengatakan dirinya kerap mendapat perundungan alias bully sejak tetap duduk di Sekolah Dasar (SD).
Dia mengaku nyaris putus asa dan tidak masuk sekolah lantaran kerap dibully. Selain support orang tua, Bagus menuturkan kepribadiannya berubah setelah dirinya masuk ke Sekolah Rakyat.
Bagus menyebut dirinya belajar soal disiplin, bertanggung jawab, dan hidup berdikari selama di Sekolah Rakyat. Dia pun sudah mempunyai banyak teman.
Sementara itu, kualitas udara Jakarta pada Minggu pagi 7 Juni 2026 akhir pekan ini tidak sehat. Hal itu menurut IQAir dikutip Liputan6.com dari laman resminya dengan pembaruan pada pukul 10.00 WIB.
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 156 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 63 mikrogram per meter kubik.
PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih mini 2,5 mikron (mikrometer) nan ditemukan di udara, termasuk debu, asap dan jelaga.
Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang nan mempunyai penyakit jantung alias paru-paru kronis. Ada empat rekomendasi kesehatan nan disampaikan oleh IQAir.
Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah mengenai orang tua salah satu pelajar Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Ida Ayu Putu Indra Suandewi tidak kuasa menahan tangis saat berjumpa dengan Presiden Prabowo Subianto, Minggu 7 Juni 2026.
Orang tua dari Ni Kadek Duwik Lestari itu menangis sembari mengucapkan terima kasih kepada Prabowo lantaran telah mendirikan Sekolah Rakyat.
Melihat itu, Prabowo nan sedang duduk di barisan depan langsung berdiri dan menghampiri Ida Ayu. Dia menenangkan Ida Ayu nan menangis terharu. Ni Kadek Duwik Lestari mengatakan sang ayah bekerja sebagai kuli bangunan. Prabowo sempat bertanya cita-cita Kadek.
Berikut deretan buletin terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu 7 Juni 2026:
1. Bertemu Prabowo, Siswa Sekolah Rakyat Curhat Pernah Dibully hingga Tak Mau Sekolah
Gede Bagus Abimanyu siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali menceritakan kisah harunya kepada Presiden Prabowo Subianto. Bagus mengatakan dirinya kerap mendapat perundungan alias bully sejak tetap duduk di Sekolah Dasar (SD).
"Saya saat ini saat tetap jenjang Sekolah Dasar, saya sering mendapatkan hinaan dari teman-teman lantaran saya dulu eh anak nan pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman," kata Bagus saat Prabowo meninjau SRMP 17 Tabanan, Bali, Minggu 7 Juni 2026.
Dia mengaku nyaris putus asa dan tidak masuk sekolah lantaran kerap dibully. Selain support orang tua, Bagus menuturkan kepribadiannya berubah setelah dirinya masuk ke Sekolah Rakyat.
"Saat saya mencapai jenjang SMP, saya sekarang masuk di SRMP 17 Tabanan, di mana setiap hari saya kudu berkenalan dengan orang baru dengan melawan rasa trauma nan dulu saya dapatkan," ujarnya.
Selengkapnya...
2. Pemprov DKI Gelar HBKB Rasuna untuk Udara Jakarta nan Semakin Bersih
Kualitas udara Jakarta pada Minggu pagi 7 Juni 2026 akhir pekan ini tidak sehat. Hal itu menurut IQAir dikutip Liputan6.com dari laman resminya dengan pembaruan pada pukul 10.00 WIB.
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 156 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 63 mikrogram per meter kubik.
PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih mini 2,5 mikron (mikrometer) nan ditemukan di udara, termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang nan mempunyai penyakit jantung alias paru-paru kronis.
Ada empat rekomendasi kesehatan nan disampaikan oleh IQAir. Pertama, hindari berolahraga di luar ruangan. Kedua, tutup jendela untuk menghindari udara luar nan kotor.
"Ketiga, kenakan masker di luar ruangan. Keempat, gunakan perangkat pembersih udara," tulis IQAir, Minggu 7 Juni 2026.
Selengkapnya...
3. Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
Orang tua salah satu pelajar Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Ida Ayu Putu Indra Suandewi tidak kuasa menahan tangis saat berjumpa dengan Presiden Prabowo Subianto, Minggu 7 Juni 2026.
Orang tua dari Ni Kadek Duwik Lestari itu menangis sembari mengucapkan terima kasih kepada Prabowo lantaran telah mendirikan Sekolah Rakyat.
"Terima kasih bapak presiden anak bisa saya sekolah di sini, mengucapkan terima kasih," kata Ida Ayu saat Prabowo mengunjungi SRMP 17 Tabanan, Bali.
Melihat itu, Prabowo nan sedang duduk di barisan depan langsung berdiri dan menghampiri Ida Ayu. Dia menenangkan Ida Ayu nan menangis terharu.
Ni Kadek Duwik Lestari mengatakan sang ayah bekerja sebagai kuli bangunan. Prabowo sempat bertanya cita-cita Kadek.
Selengkapnya...
Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·