Tito Permudah Akta Kelahiran Digital bagi Bayi Lahir di Luar Faskes

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan tengah mempersiapkan surat edaran bagi pemerintah desa untuk melaporkan bayi nan lahir di luar akomodasi kesehatan (faskes) agar tetap dapat memanfaatkan jasa publikasi akta kelahiran digital.

Hal itu disampaikan Tito usai menghadiri Peluncuran Digitalisasi Akta Kelahiran melalui Integrasi SatuSehat-SIAK di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (11/8).

"Saya kelak bakal membikin surat edaran, kepada seluruh kepala desa agar kelahiran nan di luar faskes dilaporkan oleh kepala desanya berbareng orang tuanya, bisa ke faskes setempat alias langsung ke Dukcapil setempat," ujar Mendagri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam upaya ini, Tito menyatakan apresiasi atas inisiatif Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyelenggarakan integrasi info SatuSehat dengan info Dukcapil dalam publikasi akta kelahiran.

Menurutnya, transformasi jasa tersebut mempercepat publikasi akta kelahiran nan semula diurus secara manual oleh orang tua dengan membawa surat keterangan lahir (SKL) dari rumah sakit ke Dukcapil. Kini, akta kelahiran dapat langsung diterbitkan secara digital.

"Lahir hari itu juga langsung kita keluarkan akta kelahiran diterbitkan. Bisa langsung ke akomodasi kesehatan nan tempat lahir anak itu, bisa juga ke WA orang tuanya alias jika punya email, ke email orang tuanya," kata Tito.

Dalam surat info itu, juga bakal dimuat patokan agar kematian penduduk di tingkat desa segera dilaporkan oleh kepala desa kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.

Selain memudahkan publikasi akta kematian, pelaporan dari tingkat desa juga membantu pendataan kependudukan Dukcapil. Tito berharap, masyarakat tak perlu repot mengurus secara berdikari ke Kantor Dukcapil lantaran akta kematian dapat langsung diterbitkan setelah kematian penduduk dilaporkan.

"Saya minta dalam surat info itu juga melaporkan info kematian warganya. Karena nan paling tahu di depan adalah kepala desa," pungkas Tito.

Kegiatan Peluncuran Digitalisasi Akta Kelahiran dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, serta pihak mengenai lainnya.

(rea/rir)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional